Berdirinya Polda Kepri Tidak Terlepas Dari Sejarah dan Perjuangan

Kapolda Kepri, Irjen Pol.Drs.Didid Widjanardi, SH Saat Pidato di Hut ke-13 Polda Kepri

BATAM,TERDEPAN.CO.ID- Kapolda Kepri Irjen Pol.Drs.Didid Widjanardi, SH dalam pidato yang di kumandangkan pada Hut ke-13 Polda Kepri,  pada Sabtu, (13/03/18) di Mako Polda Kepri menyampaikan, bahwa dalam catatan sejarah suatu organisasi terdapat perjuangan dan pengorbanan, yang merupakan momentum-momentum yang tidak bisa dihilangkan.

Ia menyampaikan bahwa berdirinya Polda Kepri sebelum berpisah dengan Polda Riau di masa lalu, telah melalui berbagai proses yang menghasilkan pemikiran terbaik dari pimpinan Polri dan tokoh masyarakat yang ada di wilayah Kepulauan Riau ini sehingga Polda Kepri dapat terbentuk guna memberikan rasa aman dan tenteram di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Bacaan Lainnya

Adapun pembentukan Polda Kepri sendiri berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nopol : (Skep/09/III/2005 tanggal (03/03/2005), telah di bentuk Polda Kepri dengan status Polda Persiapan, yang sebelumnya merupakan bagian dari Polda Riau yang terdiri dari 6 Satker Kewilayahan, Poltabes Barelang, Polresta Tanjung Pinang, Polresta Tanjung Balai Karimun, Polres Natuna, Polres Lingga, Polres Bintan.

Di lanjutkan dengan Surat Keputusan Kapolri Nopol :(Skep/22/VII/2006 )Tanggal (20/06/2006), Polda Kepri di tingkatkan dari Polda Persiapan menjadi Polda Type B2. Selanjutnya pada tanggal (22/08/ 2008) Gedung Mapolda Kepri telah diresmikan dan dipergunakan yang terletak di Jl. Hang Jebat Batu Besar Nongsa Batam. Kini berdasarkan Kep Kapolri No Pol Skep/1096/X/2016, Tanggal (25/10/2016), Polda Kepri telah ditingkatkan statusnya menjadi Polda Tipe A dan dengan peningkatan Tipe menjadi Polda Tipe A, Polda Kepri menambah 1 Polres yaitu Polres Kepulauan Anambas.

“ Dengan rentetan sejarah itulah, hal ini juga terwujud untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, “terangnya.

Didid dalam kata keterangan yang sama mengatakan,  Semua yang dilakukan dalam kurun waktu 13 Tahun Polda Kepri ini, kesuksesan dan capaian  dalam melaksanakan tugas tidak terlepas dari bantuan, dukungan serta kerjasama dengan masyarakat dan seluruh stake holders.

“ Kondisi ini harus tetap kita pertahankan dan tingkatkan terus sehingga nama baik Polda Kepri akan semakin besar di mata masyarakat khususnya di Wilayah Kepulauan Riau. Mencermati perkembangan lingkungan strategis yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini dan beberapa agenda nasional kedepan memerlukan perhatian kita semua. Potensi kerawanan gangguan kamtibmas yang terjadi di Provinsi Kepulauan Riau  seperti Terorisme, Narkoba, Bencana Alam yang dapat mengakibatkan gangguan kamtibmas, penyelesaian masalah Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) terus menjadi tuntutan masyarakat terhadap pemerintah menuju pemerintahan yang bersih  dan berwibawa (Good Governance And Clean Government). IKA

 

 

TERDEPAN TV

Pos terkait