Paguyuban Banten Hadir di Tanah Melayu

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Paguyuban Warga Banten (Puwnten) kota Batam dalam waktu dekat akan melaksanakan pengukuhan pengurus.

Kehadiran Puwnten di Kota Batam selain ingin berpartisipasi dalam memperkenalkan budaya Banten sekaligus untuk melestarikan di tanah Melayu ini khususnya Batam Kepri. Batam merupakan kota multi etnis dan keragaman suku serta budaya dan salah satunya adalah Puwnten.

Bacaan Lainnya

Ketua Puwnten Batam Kota, Muhammad Nawawi saat di temui di acara halal bihalal Paguyuban Pasundan Kota Batam di Bapelkes Kepri mengatakan, berdirinya Puwnten secara aklamasi sekitar dua bulan lalu di bentuk untuk Batam Kota, Minggu (15/07/2018).

“ Puwnten secara aklamasi di bentuk sekitar dua bulan lalu di Kota Batam, dan kedepannya insya Allah akan kita adakan pengukuhan yang nantinya akan Kita undang juga semua paguyuban baik dari instansi Pemerintah pusat yaitu Banten, “jelasnya.

Menurut Ki Jaro “ sapaan akrab” rencana pengukuhan sendiri akan di laksanakan sekitar dua bulan kemudian.

Sedangkan untuk program kerja Puwnten sendiri lebih berkonsentrasi ke internal organisasi dengan mengajak guyub warga Banten yang ada di Batam dulu yang selanjutnya kedepannya akan lebih mengarah pada kegiatan sosial.

Untuk program jangka pendek akan di lakukan kegiatan untuk meramaikan hari kemerdekaan RI pada bulan agustus tahun 2018 dengan kegiatan baksti sosial yang ada di lingkungan Bengkong.

Ki Jaro menambahkan, mengenai warga Banten yang ada di Batam saat ini ada sekitar 350 orang yang sudah terdata, namun dimungkinkan bisa lebih dari 1000 orang.

“ Dan untuk kepengurusan kita sudah lengkap baik untuk sektor-sektor,serta untuk bidang-bidang yang lain sudah lengkap, “ paparnya.

Ia berpendapat kehadiran Puwnten di Batam, akan membantu mempromosikan khasanah budaya daerah serta ikut melestarikan budaya Banten di Kota Batam. Andrei/IKA

TERDEPAN TV

Pos terkait