Oknum Pegawai Pelabuhan Memaki Wartawati Saat Ijin Wawancara Hut Pelabuhan Batam Centre ke-15

Gambar sebelah kanan yang menunduk, Oknum Pegawai Pelabuhan yang mencaci wartawati saat ijin wawancara dengan pimpinan
Gambar sebelah kanan yang menunduk, Oknum Pegawai Pelabuhan yang mencaci wartawati saat ijin wawancara dengan pimpinan

Terdepan.co.id-Batam- Pada Hut Pelabuhan Batam Centre ke-15 menyisakan pengalaman pilu bagi salah satu wartawati media lokal terdepan.co.id yang hendak mengambil liputan acara seremonial tersebut, Rabu (08/08/18) karena harus mendengar ocehan dan caci makian salah satu oknum pegawai pelabuhan yang memakai kaca mata dan belum diketahui namanya.

Kejadian yang tidak menyenangkan berawal saat, wartawati yang hendak meliput, mengutarakan ijin wawancara dengan Kanpel Pelabuhan Batam Centre atau ketua panitia.

Bacaan Lainnya

Diketahui saat mau wawancara, acara masih berlangsung yaitu pada pukul 16.45 wib di lantai II Pelabuhan Batam Centre, wartawati yang ditemani kameramennya menunggu beberapa saat sampai pukul 17.10 wib atas arahan salah satu pegawai yang berseragam ungu, untuk menunggu sampai acara pembagian hadiah selesai.

Selesai acara, wartawati tersebut bergegas menjumpai pegawai berkacamata yang sedang memandu acara (MC) sesuai arahan pegawai sebelumnya yang juga mendapatkan arahan atasannya.

” Tunggu sebentar Bu, pembagian hadiah tinggal dua lagi, setelah ini baru jumpai dan wawancara sama beliau yang pakai kaca mata yang lagi Ngemsi itu, ” jelas pegawai yang memiliki jambang, sambil berlalu.

Setelah mengutarakan niatnya, dijawab pegawai berkaca mata untuk menjumpai atasannya, namun seketika itu juga, pegawai tersebut, bertanya kepada wartawati asal-usul media dan dijawab dari media online, belum sempat ditunjukan ID Card, Pegawai tersebut langsung marah- marah dan seolah-olah meluapkan emosi kekesalan atas pengalaman dan ketidak senangan terhadap beberapa puluhan wartawan media yang minta konfirmasi dan tidak pernah ada pemberitaan yang muncul.

” Mbak emang bisa buktikan beritanya naik atau tidak, dan sudah puluhan media yang datang kesini, biasa itu! yang namanya wartawan kesini pura-pura bertanya tapi beritanya tak pernah ada, itu sih sudah biasa jadi tak heran, “katanya dengan suara dan nada yang keras mendiskriditkan media.

Merasa disudutkan, wartawati meminta klarifikasi atas ucapan yang melecehkan profesi wartawan, namun pegawai berkacamata masih bersikukuh atas ucapannya yang penuh penghinaan.

” Bang mohon maaf, tolong di kalarifikasi ucapannya, Kami kesini hanya untuk wawancara saja, kok abang maki-maki, ” tutur wartawati kaget atas perlakuan pegawai tersebut yang nampak arogan.

Perdebatan mulut sempat terjadi yang disaksikan oleh pegawai yang lainnya, dan ditengah perdebatan tersebut muncul salah satu atasannya yang diketahui bernama Rizan Nika Astaga selaku Manager PT Sinergi Thrada yang justru memperkeruh suasana, yang seharusnya memberikan pemahaman yang bijak, namun justru berusaha menutupi kesalahan anggotanya yang bersikap arogan dan tidak meminta maaf.

” Saya katakan Dia tidak bicara apapun, ” terangnya membela anak buahnya dan kamu minta maaf aja kenapa! kan ! sudah selesai, ” pinta Rizan kepada pegawai tersebut, dan silahkan kalau mau naikan berita nanti Saya yang tanggung jawab, ” papar Rizan seolah bersikap menyepelekan dan tidak menghargai.

Di ketahui Hut Pelabuhan Batam Centre ke-15 dilaksanakan sejak pagi hari hingga pukul 17.12 wib. Di area Pelabuhan tersebut juga nampak terpajang beberapa papan nama, panggung bekas acara dan spanduk yang dipampang dibeberapa sudut Pelabuhan. IKA

TERDEPAN TV

Pos terkait