
TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Dalam memberikan pelayanan yang efektif, efesien dan transparan, BP Batam dipercaya sedikitnya 20 tenan untuk penyimpanan data centre baik dari instansi maupun universitas yang ada di Indonesia yang penyimpanan datanya di Pusat Data dan system Informasi (PDSI) BP Batam.
Pelaksana Harian Kepala PDSI BP Batam, Silvia Malahulu menyampaikan, pelaksanaan bisnis Gathering ini sudah masuk tahun ketiga setelah 2016 yang lalu telah di gelar di Batam dan dilanjutkan di gelar di Batam [pada tahun 2017 pindah ke Jakarta dan di tahun 2018 pindah ke Bali.
Ia mengatakan, berbagai promosi sebagai perluasan jaringan kerjasama dengan berbagai pihak juga sudah di lakanakan seperti halnya bisnis Gathering di Bali.
“ kami sudah menggelar Bisnis Gatheriong di Bali dengan memanfaatkan kegiatan ini untuk mempromosikan BPBatam bahwa sekarang telah memiliki Data Centre dan data centre ini bukan hanya untuk internal BP Batam saja namun juga bisa dimanfaatkan untuk eksternal BP Batam, “ papar Silvia di media Centre BP batam, Senin (27/08/18).
Selain itu, data centre milik BP Batam merupakan aset vital nasional jika di lihat dari segi pelayanan dan keamanan, BP sudah mengantongi sertifikat ISO 9001/2015 dan ISO 27001 sedangkan dari segi hubungan bilateral, PDSI BP Batam memiliki hubungan baik dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Menurutnya, dalam kegiatan bisnis Gathering yang di selenggarakan di Bali dimaksudkan untuk lebih fokus kepada memperkenalkan data centre yang dimiliki BP Batam ke wilayah Timur Tengah Indonesia dengan sasaran Kalimantan, Sulawesi dan lain-lain.
“ Saat ini kebutuhan data centre sudah menjadi kebutuhan yang mendasar bagi lingkungan instansi pemerintah khususnya dalam pelayanan secara efesien dan transparan, “terangnya.
Silvi menekankan dalam kinerjanya PDSI memiliki banyak kelebihan dengan menerapkan Fullbase IT yang penuh dengan layanan di operasional di PDSI BP Batam.
“Nah ! paling tidak ada beberapa daerah yang masih belum kami jangkau, bisa juga kita sampaikan terhadap mereka bahwa kami sudah ada Data Centre, dimana itu sudah menjadi kebutuhan baik internal dan external dan kami juga BP Batam sudah menerapkan suatu bentuk sistem IT yang full base yang penuh dengan layanan di operasional kami, “ tuturnya.
Dalam keterangannya, jika dilihat dari letak geografis, Batam memiliki posisi yang aman, tidak mudah terkena resiko gempa dan dari sisi infrastruktur sangat mendukung, Kita memiliki fasilitas IT, semua profider ada disini begitu pula fasilitas listrik.
Ia menambahkan, dengan adanya kunjungan Presiden RI Jokowidodo ke Singapura pada tahun lalu menyampaikan harapan bahwa BP batam bisa menjadi digital bridge-nya Indonesia sehingga apapun penyelenggaraan IT bisa diharapkan BP Batam menjadi bagian didalamnya.
“ Dengan kelebihan yang dimiliki PDSI BP Batam, mereka lebih percaya diri untuk mempromosikan data centre sampai kedaerah lain, “ tutup Silvi. BGS/IKA







