Amsakar Ahmad : Kebijakan Pemerintah Lebur BP Batam ke Pemko Adalah Berkah

Walikota Batam, H. Muhammad Rudi dan Wakilnya Amsakar Ahmad tabur bunga ke makam Zuriat Nong Isa
Walikota Batam, H. Muhammad Rudi dan Wakilnya Amsakar Ahmad tabur bunga ke makam Zuriat Nong Isa

TERDEPAN.CO.ID.BATAM- Kebijakan Pemerintah Pusat terhadap Badan Pengendalian (BP) Batam yang akan dilebur menjadi satu ke Pemko Batam, dalam hal ini Kepala BP Batam dirangkap secara Ex-Officio oleh Walikota Batam, Pelaksanaan KPBPB Batam, tetap dilakukan oleh BP-Batam, yang dipimpin secara Ex-Officio oleh Walikota Batam, merupakan suatu berkah kegemberian bagi masyarakat Kota Batam, hal ini disampaikan Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad, pada Jumat (14/12/18) saat ziarah ke makam Zuriat Raja Nong Isa di Nongsa Batam.

“Alkhamdulillah, keberkahan ini udah timbul dua hari yang lalu, sudah heboh beritanya tadi, kita lihat saja nanti seperti apa kedepannya, ‘ tutur Amsakar saat berada di dalam Masjid.

Bacaan Lainnya

Amsakar menyampaikan, kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Pusat adalah suatu bentuk kebijakan yang bisa menyelesaikan persoalan yang ada di Batam dan bisa membuat Batam bisa lebih berkembang dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.

“ Kita harus memandang kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat ini adalah kebijakan yang bisa menyelesaikan persoalan Batam dan bisa membuat percepatan pertumbuhan ekonomi di Batam maju, “paparnya.

Ia menilai apabila kepemimpinan satu pintu ditangan Walikota Batam, semua urusan birokrasi dan persoalan yang ada di masyarakat akan cepat terselesaikan.

“Insaalah pak Wali Ex-officio menjadi ketua BP Batam, kalau itu terjadi, kepemimpinannya  akan menjadi satu kendali, terkait aset yang terbelengkalai, insaalah akan selesai, dan beberapa persoalan masyarakat yang hari ini muncul, insaAllah akan selesai, dan ini akan menjadi lebih mudah dan apabila investor akan masuk ke Batam insaAllah satu pintu satu kendali, itu saja sudah selesai, “ terang Amsakar.

Menurutnya, dengan kebijakan yang dibuat Presiden Jokowidodo untuk menyatukan dua institusi dalam satu kendali, Batam akan menjadi besar dan berkah.

“ Itu yang dimaksudkan oleh bapak Presiden untuk menyatukan dua institusi dalam satu kendali, dan di sini tidak ada yang bubar, dan itu tidak perlu, sudah saatnya sekarang Kita menunjukan kinerja dan bukti, bahwa Kita bersama untuk membuat Batam lebih hebat, mudah-mudahan Batam nanti akan menjadi berkah dan   pembangunan bisa ditingkatkan lagi.

Di penghujung pidatonya, Amsakar mengajak masyarakat di Nongsa untuk bersatu-padu merapatkan barisan mendukung kebijakan yang dibuat oleh Walikota Batam, Rudi untuk kemajuan Batam kedepan.

“ Mari kita bersatu-padu rapatkan barisan dukung kebijakan yang dibuat oleh pak Wali, untuk percepatan ekonomi Batam kedepan, “tutupnya. IKA

 

TERDEPAN TV

Pos terkait