TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Hari ini Pangdam I/BB Mayjen TNI Fadhilah melepas 500 Prajurit Satgas Yonif RK 136/TS Tugas Operasi Korem 033/WP, pada Senin (06/05/19) dengan menggunakan KRI Teluk Bintuni dengan nomor lambung 520 yang dipimpin Danyon Letkol Inf.H.Lubis menuju Pulau Maluku.
Tugas yang dijadwalkan untuk mengamankan situasi yang ada di daerah Maluku yaitu selama 9 bulan lamanya dengan dilepas penuh haru oleh sanak keluarga dari para prajurit yang siap mengemban tugas Negara menjaga kesatuan NKRI.
Mayjen TNI Fadhilah dalam arahannya kepada prajuritnya menyampaikan, rasa haru dan bangga atas kesiapan para prajurit Satgas Yonif RK 136/TS Tugas Operasi Korem 033/WP yang telah siap diberangkatkan menuju pulau Maluku.
“Saya melihat pembekalan kalian, sangat senang, untuk mengaplikasi tujuan kalian adalah medan operasi, jangan sombong karena medan perang sesungguhnya adalah medan operasi, Raider merupakan satuan tugas yang dipercaya dan mengemban amanah untuk berjuang dan merebut kembali daya piker yang keliru dengan memegang teguh Sapta Marga sehingga kehadirannya bisa diterima ditengah masyarakat dan bisa mendeteksi secara dini dari konflik yang serius dengan memajukan operasi territorial dan intelegen, operasi tempur dan bekerja dengan tidak melakukan pelanggaran Ham karena yang akan rugi diri sendiri dan keluarga,“terang Pangdam.
Pangdam dalam wawancara terpisah menyampaikan, tugas prajurit yang dikirim ke Pulau Maluku tengah di dua kabupaten ini merupakan tugas yang mulia yaitu untuk mengembalikan dan mengajak para sekelompok masyarakat yang berkeinginan memisahkan diri dengan NKRI bisa berubah dan menjadi warga yang patuh dan cinta pada Republik Indonesia.
“ Disini masih ada dugaan potensi sekelompok masyarakat yang ingin memisahkan dari NKRI, tapi tidak serawan daerah lain, selain itu ditambahkan bencana alam, Maluku tengah di dua Kabupaten dan juga karena kerawanan sosial, yang perlu diatasi,”lanjutnya.
Pangdam berharap dengan kedatangan prajurit TNI yang dikirim ke Maluku ini bisa mengemban tugas dengan baik dan bisa mengajak kembali sekelompok masyarakat yang hendak memisahkan diri dari NKRI bisa diberi pemahaman dengan baik.
“ Keberangkatan satuan tugas ini khususnya dari Kepri merupakan yang pertama kalinya ke Maluku, walaupun kondisi saat ini sudah berangsur membaik dan harapannya semoga bisa terlaksana sesuai dengan tugas yang diberikan, “pungkasnya.
Pelepasan prajurit selain dihadiri dari TNI juga disaksikan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Hengky dan Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad serta kerabat sanak keluarga para prajurit.
Penulis : IKA







