Diduga Tidak Layak Edar, Konsumen Mineral Naraya Kecewa, Galon Banyak Tambalan

Tim TERDEPAN Survei langsung dilapangan ( Karyawan Indomaret menunjukan tambalan lem plastik galon)
Tambalan Lem Plastik ( tiga titik ) pada lingkaran Merah

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Mineral Galon yang di produksi PT Inaraya Sukses Pratama, diduga tidak layak edar dan layak konsumsi, karena dilapangan sering dijumpai adanya Galon Naraya terdapat tambalan disejumlah titik yang sering dikeluhkan oleh konsumen.

Dari penelusuran Tim TERDEPAN, Galon berlabel Naraya tersebut terdapat beberapa tambalan menyerupai lem plastik yang nampak terlihat dari bagian bodi Galon.

Bacaan Lainnya

Hal itu diperjelas saat Distributor pengantaran galon mineral Naraya ukuran 19 liter mengantarnya ke Indomaret yang berada di wilayah Botania oleh sopir dan kernet dengan menggunakan mobil Box milik perusahaan PT Inaraya Sukses Pratama.

Dari pantauan Tim TERDEPAN, saat mencoba melihat secara dekat dan mengkonfirmasi ke karyawan Indomaret, dijumpai beberapa botol galon kondisinya tidak utuh dan dalam kondisi usang serta terdapat tambalan lem plastik.

Karyawan Indomaret Rafli, juga mengeluhkan kondisi Galon Mineral Naraya yang mudah pecah dan bocor sehingga masyarakat sering komplin.

“ Pelanggan sering mengeluh karena galonnya sering pecah dan merembes air, begitu pula dengan kondisi Galon yang ada tembelan dibeberapa tempat, di bodi Galon yang sering dikeluhkan masyarakat, “ Masyarakat bisa sangsi”, “papar Rafli.

Ia berharap pihak perusahaan mau memperhatikan semua galon yang ada. sehingga konsumen tidak komplin dan membangun kepercayaan pelanggan.

Dijumpai di Kios tempat yang berbeda di Tanjungpiayu, pemilik toko, inipun mengeluhkan hal yang sama dimana kondisi Galon yang tipis akan mengakibatkan mudah pecah dan terjadi kekecewaan kepada para konsumen.

“ Ya kalau bisa, pihak Naraya bisa mengganti semua Galonnya yang usang, “terang pemilik Toko ini enggan disebutkan namanya.

Diberitakan sebelumnya, dalam Galon Mineral Naraya ini juga ditemukan sejenis hewan Kacoak, dan berbagai jenis benda lainnya seperti Tissue Galon hingga besi serta bahan berbahaya lainnya, yang sangat berbahaya apabila dikonsumsi oleh tubuh manusia, saat mau diantar ketempat pelanggannya, di daerah Batu Aji Kota Batam Kepulauan Riau.

Penelusuran Tim TERDEPAN, minuman berlabel Naraya ini sudah mendapatkan sertifikat dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan kosmetika Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Riau yang dikeluarkan melalui sertifikat halal PT.Inaraya Sukses Pratama nomor urut 923 dengan kategori Minyak, Lemak dan Produksi Olahan dengan merek dagang Ademmas, Indomaret dengan nomor sertifikat terdaftar (1430)  nomor sertifikat 04120015620814 , expired date : 11 Nov 2020 yang berlokasi di Batam dengan status AKTIF.

Diketahui Mineral Naraya diproduksi di Gudang yang terletak di Tunas Industrial Park I Blok 2G, Batam Centre, dan sudah berproduksi selama 4 tahun.

Pantauan dilapangan, Mineral Naraya ini sudah memiliki pelanggan yang cukup banyak seperti swalayan, Indomaret maupun tempat restaurant dan Hotel serta warung di pinggir jalan serta ditempat umum.

Sampai berita ini diunggah, belum ada satupun pihak instansi terkait yang menindaklanjuti pemberitaan tentang hal ini.

 

Redaksi

 

 

TERDEPAN TV

Pos terkait