
TERDEPAN.CO.ID, BATAM- Sebuah pohon pelindung di ruas jalan row 200, dekat simpang Bandara Hang Nadim ke arah Bundaran Kabil, tumbang dan sedikit menutup jalan aspal. Hal ini diakibatkan oleh hujan deras dan angin ribut yang terjadi di Batam hari ini.
Informasi tumbangnya pohon, disampaikan salah seorang warga Batam di siaran radio Halo Batam tadi pagi. Menindaklanjuti informasi tersebut, Subdit Pertamanan dan Penghijauan Direktorat Sarana Prasarana segera terjun ke lokasi dan mengirimkan Tim “pruning” (pemangkasan pohon) ke lokasi kejadian. Tim bekerja selama lebih kurang 2 jam melakukan pemotongan batang dan cabang pohon, serta perapihan lokasi, dan semuanya diselesaikan pada kurang lebih pukul 11.30.
“Setelah mendengar ada info pohon tumbang di Halo Batam, kami segera menurunkan petugas pruning (pemangkasan pohon) BP Batam ke lokasi. Alhamdulillah, patut disyukuri pohon tumbang tersebut tidak mengakibatkan korban ataupun kecelakaan lalu lintas,” kata Direktur Pembangunan Prasarana dan Sarana BP Batam, Purnomo Andiantono.
Andi menuturkan, perapian dan pemangkasan pohon dilakukan rutin setiap hari dengan 1 tim yang berkekuatan 5 sampai 6 petugas. Namun, mengingat luasnya wilayah yang harus dikelola, masih saja terjadi di sana-sini, beberapa pohon yang sudah mengkhawatirkan kondisinya, luput dari pengawasan.
Sebagai bentuk upaya antisipasi, Ia berharap warga masyarakat dapat turut serta menginformasikan bila ada pohon yang sudah lapuk atau kondisinya mengkhawatirkan (rawan tumbang) atau membahayakan keselamatan lalu lintas.
Dalam kesempatan ini, Andi mengucapkan terima kasih atas keterlibatan masyarakat yang aktif memberikan informasi terkait lingkungan sekitarnya, seperti kasus ini.
“BP Batam sangat berterima kasih atas informasi warga tadi pagi, dan diharapkan dapat berlanjut untuk informasi berikutnya selama musim hujan tahun ini. Info tersebut dapat disalurkan melalui fasilitas media sosial, radio, atau langsung ke Humas BP Batam untuk dapat ditindaklanjuti. Mengingat perubahan cuaca akhir-akhir ini, kami mengimbau juga agar warga Batam selalu berhati-hati saat melintasi daerah pepohonan, terutama jika sedang terjadi hujan atau angin kencang,” tutup Andi.(*)







