TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Ulah Sekuriti atau Satpam yang ada di Montigo Resot ini tidaklah pantas untuk ditiru bagi Sekuriti yang lainnya.
Kelakukan Satpam ini dipertunjukan seolah mengejek Tim TERDEPAN, sesaat setelah tidak bisa berjumpa dengan managemen Montigo Resot untuk mengkonfirmasi mengenai insiden ambruknya jembatan yang telah menciderai wisatawan asal Negara Singapura.

Dengan bergaya cengengesan sambil meliukan tubuh dan menunjukan dua jari ke muka, sekuriti ini solah senang telah membuat wartawan yang hendak meliput harus balik badan, dengan alasan yang diduga telah direkayasa oleh pihak Managemen.
Sebelumnya, salah satu Sekuriti yang bertugas menyampaikan, alasan tidak bisa berjumpa dengan managemen karena semua pimpinaan tidak ada di kantor atau tidak berada di tempat dan dari pihak managemen hanya melayani tamu yang berhubungan dengan acara saja yang akan dilayani.
“ Semua pimpinan tidak ada di kantor, dan Kami hanya melayani yang ada urusan acara saja, Kami tidak perduli urusan yang lain termasuk berita itu,“terang Sekuriti berbaju safari Coklat tanpa mengkonfirmasi dahulu ke pimpinan, dan nampak begitu cuek.
Diketahui sebelumnya jembatan yang ada dikawasan Montigo Resort telah membuat cidera belasan Wisatwan Asing asal Negara Singapura, karena ambruk dan membuat belasan Wisman tersebut tercebur ke Laut hingga sempat dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri karena beberapa diantaranya mengalami patah Tulang.
Penulis: IKA
Kameramen: Anton Zagoto







