TERDEPAN.CO.ID,BATAM– Mobil Dinas Kebersihan Kota Batam dinilai masyarakat yang ada di Kampung Tembesi Sagulung, telah membawa petaka berupa sampah kepada masyarakat yang ada di Kampung tersebut, Senin (11/11/19).
Mobil Dump Truk yang seharusnya digunakan untuk mengangkut sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) justru digunakan untuk mengangkut sampah Botol Plastik ke area perkampungan tanpa adanya seijin RT/RW setempat.

Ketua RW Trembesi, Ismail Rumohan mengatakan, aktifitas penimbunan sampah Botol Plastik ini sudah berlangsung selama dua tahun lamanya. Bahkan berbagai kritikan baik secara lisan maupun surat sudah ditembuskan kepada Lurah dan Dinas Kebersihan untuk menghentikan aktifitas tersebut, namun tidak juga diindahkan.
“ Sudah dua tahun kegiatan itu, kan seharusnya Truk sampah fungsinya kan mengangkut sampah ke TPU bukan ketempat permukiman warga, yang hanya akan mendatangkan petaka bagi warga disini baik secara lingkungan maupun kesehatan, ‘terangnya,Kamis (05/11/19).
Menurutnya, apabila surat teguran warga juga tidak diindahkan, warga berencana akan menggusur sendiri aktifitas tersebut.
“ Kami sudah rapat, surat himbauan dan teguran yang dilayangkanpun juga tidak diindahkan, ya Kita akan gusur aja, bikin petaka warga kampong saja, “gerutunya kesal.
Dari pantauan dilapangan, aktifitas penimbunan sampah ini dilakukan dipinggir jalan, tepat dipemukiman warga, bahkan anak-anak kecil ikut bermain disana, tanpa menggunakan pengaman yang tentunya selain kurang sedap dipandang juga secara kesehatan dimungkinkan sangat rentan terhadap kesehatan anak-anak di perkampungan tersebut.
Sampai berita ini diunggah dari dari Dinas terkait belum ada tanggapan bahkan no telp Kadis DLH Herman Rozi saat dihubungi tidak menjawab.
Penulis : IKA
Kameramen : Anton Zagoto
#DLHKotaBatam #PemkoBatam







