TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Pesawat Rajawali dengan nomor penerbangan RJ 1411, tipe pesawat Airbus 320, rute Batam-Pekan Baru (take of dari batam pada pukul 08.53 WIB), mengalami trouble landing gear unlock sebelah kanan dan Pilot meminta kembali ke bandara asal (return to bas/RTB) untuk melakukan fly pass diatas run way.
ATC melihat dan memastikan bahwa landing gear sebelah kanan Rajawali RJ.1411 tidak masuk, Pilot meminta untuk dumping fuel (durasi dumping fuel selama 45 menit diarah tenggara).
Pada pukul 09.40 menit diarah tenggara).
Pada pukul 09.40 WIB petugas ATC menginformasikan kepada petugas Wacth Room, bahwa pesawat akan melakukan pendaratan menggunakan R/W 22. Tepat pukul 09.45 WIB, pada saat touch down landing gear sebelah kanan patah. Pesawat swing kekanan, keluar landasan serta engine pesawat terlepas dan terbakar.
Melalui koordinasi instansi terkait yang mempunyai kemampuan dalam melakukan pemadaman, pertolongan medis dan korban jiwa serta pengamanan tempat kejadian kecelakaan sebagaimana terdapat dalam peraturan yang berlaku dan dalam dokumen Airport Emergy Planpun dilakukan dengan cepat dan sigap.
Dengan cekatan petugas menolong korban serta berhasil memadamkan kobaran api, yang sempat menjamah badan pesawat yang ditumpangi ratusan penumpang dalam kepanikan dengan kondisi selamat maupun terluka.
Keseluruhan adegan tersebut merupakan simulasi Pelaksanaan Pelatihan Penanggulangan Keadaan Darurat di Bandara Udara Internasional Hang Nadim Batam dengan sandi “ BKD Hang Nadim Jaya 2019”, Sabtu (01/12/19).
Tim : TERDEPAN TV/terdepan.co.id







