Dituntut Janji dalam 100 Hari Kerja Jabat Kepala BP Batam, Rudi Mengaku Bingung

Rudi, Kepala BP Batam Ex Officio

TERDEPAN.CO.ID,BATAM-Muhammad Rudi selaku Kepala BP Batam ex Officio oleh Menko Darmin Nasution, mengaku bingung menanggapi aksi protes yang diemplementasi dalam “Demo Tunggal” Ketua Kadin sekaligus pengusaha Batam, Jadi Rajaguguk, dalam 100 hari kerja menjabat kepala BP Batam ex officio.

Rudi dalam pernyataannya, menyampaikan, 3 bulan menjabat Kepala BP Batam, paska dilantik oleh Darmin Nasution secara ex Officio, Dirinya mengakui, telah melakukan kerja secara penuh dengan melakukan cara pembenahan dari dalam birokrasi BP Batam sendiri, serta mengatasi segala permasalahan, baik dari segi SOTK (Susunan Organisasi Tata Kerja) yang baru ditandatangani dua minggu yang lalu dan mengenai permasalahan lalu lintas barang, kuota rokok hingga lahan atau permasalahan UWTO.

Bacaan Lainnya

“ Kan tindakan Saya ini jadi serba salah, tiga bulan Saya menjabat, Saya telah bekerja Full, tapi Saya selesaikan dengan cara Soft, supaya tidak ada masalah,  tapi kalau hari ini diminta konferensi Pers Saya konpress hari ini, supaya tidak dituntut lagi, mana hasil kerja 100 hari? nanti Saya tidak kemukakan salah, ngomong salah, dan hari ini, Saya akan ngomong apa adanya, “tutur Rudi.

Ia menjelaskan, dalam minggu ini akan melakukan pelantikan pejabat baru sesuai SOTK yang sudah ditandatangani, agar pejabat yang baru bekerja tidak menyalahi aturan yang berlaku.

“Kita akan meminta ijin kepada pak Menko Darmin Nasution, untuk melantik para pejabat ini, dalam minggu ini. Karena SOTK nya baru, maka harus menunggu dilantik, agar tidak menyalahi aturan yang ada, karena resikonya akan kembali pada posisi yang lama. Kalau sudah mulai dilantik, maka, baru Kita tuntut, sesuai jabatannya disitu, ‘terangnya.

Rudi juga merasa bingung untuk menuntut para pejabat yang baru, yang belum dilantik sesuai jabatan yang baru ditandatanganinya.

“Mereka menunggu jabatan dan posisi yang baru, Jadi, kalau Kita meminta lebih, juga bingung, Mereka belum mendududki posisi yang kita umumkan pada SOTK baru. Kita, gimana mau tuntut! “seru Rudi, seolah tak bisa memberikan penjelasan, atas aksi protes Jadi Rajaguguk untuk menunjukan kinerja 100 hari kerja paska dilantik Kepla BP Batam ex Officio.

Rudi menegaskan, dengan dilantiknya pejabat baru khususnya eselon II, diharapkan semua permasalaan yang menjadi polemik dan protes di masyarakat bisa terselesaikan dengan baik.

“Yang jelas hari ini, akan Saya lantik dan mudah-mudahan semua yang menjadi masalah hari ini, terutama transaksi, dan arus angkut-barang akan kita perbaiki dan tidak ada monopoli, dikemudian hari, “tutupnya.

Diketahui Rudi dilantik pada tanggal 27 September 2019 sebagai Ex Officio Kepala BP Batam oleh Menko Perekonomian, Darmin Nasution di Jakarta dan pada hari jumat 4 Januari 2020 sudah terhitung 100 hari kerja menjabat.

Redaksi

#BPBatam

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait