TERDEPAN.CO.ID,LABUSEL- Kemacetan panjang dan parah, terjadi di ruas Jalan tanjakan terjal, Bukit Kota Pinang, sepanjang kurang lebih 100 km, di pusat kota Labuhanbatu Selatan, diduga akibat bocornya Kran penutup Mobil Tangki Minyak Cpo Kelapa Sawit.
Seperti yang terjadi Pada, Selasa (10/03/20), sekitar pukul 14,30 wib, dari pantauan TERDEPAN, nampak melintas Mobil Tangki bermuatan Minyak Cpo di tanjakan Bukit Kota Pinang, kran penutup Tangki Mobil tersebut dalam keadaan bocor dan menetes serta tumpah dijalan beraspal yang mengakibatkan jalan licin sehingga Mobil yang melintas kesulitan melaju disepanjang ruas jalan tersebut.
“ Mobil Kami kesulitan melaju karena adanya tumpahan Minyak, “terang pengendara Mobil yang tidak menyebut nama.
Kadis Perhubungan Pemkab Labusel Sukri Siregar, dalam keterangannya menyampaikan, untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas di jalan raya akibat tumpahan Minyak, Dishub melakukan langkah upaya menyiram tumpahan Minyak dengan Pasir.
“Ini Kami mengambil insiatip membeli bahan material satu Mobil Pick-up berupa bahan material Pasir, yang di gunakan untuk menyiram Minyak Cpo yang tercecer di ruas jalan tanjakan Bukit Kota Pinang dengan kondisi tanjakan yang sangat terjal,”terangnya.
Ia menyampaikan, tindakan pencegahan ini agar jangan terjadi kemacetan, terutama kecelakaan.
“ Ini insiatip Saya, untuk mencegah adanya kecelakaan akibat tumpahan dan ceceran minyak dijalan raya yang bisa membahayakan para pengguna jalan,”tegasnya.
Tamin, masyarakat yang ada di Kotapinang menanggapi kejadian tersebu, meminta kepada pemerintah setempat, segera menyelesaikan pembangunan jalan baru untuk menjadi jalan lingkar agar mobil berat tidak masuk lagi di pusat kota.
“tidak sekali dua kali terjadi kecelakaan di jalan tanjakan Bukit ini, sudah sering terjadi kecelakaan dan sudah banyak makan korban jiwa, sehingga masyarakat menjadi resah,”ujar nya.
Pantauan di TKP Mobil yang melintas kesulitan melaju karena Ban kendaraan hanya berputar ditempat sehingga menimbulkan kepacetan yang panjang dalam waktu yang lama.
Sampai berita ini dipublikasi, pihak Polantas Kota Pinang, Kanit Lantas S.Burian, melalui Brigadir Aidil menegaskan, masih mencari Mobil Tangki yang diduga mengalami kebocoran dijalan tersebut tanpa mau bertanggungjawab.
Penulis; Kidi Nasution
Editor : IKA







