Anggota Fraksi PDIP Berharap Pemkab Ponorogo Bagikan Masker dan Handsanitizer

Teguh Pujianto

TERDEPAN.CO.ID,PONOROGO – Serangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau Virus Corona di seluruh dunia membuat Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Ponorogo, Teguh Pujianto angkat bicara.Teguh Pujianto berharap Pemkab Ponorogo membagikan masker kepada masyarakat Bumi Reyog.

Dia juga meminta Pemkab Ponorogo membagikan Handsanitizer kepada masyarakat. “Kami berharap Pemkab Ponorogo membagikan masker dan Handsanitizer kepada masyarakat,” pinta Teguh Pujianto, Minggu (22/3/2020) sore.

Bacaan Lainnya

Menurut Teguh, langkah ini merupakan preventif meskipun di Ponorogo belum ada warganya yang positif Covid-19. “Jangan menunggu jatuhnya korban baru ada action. Kita harus mencegahnya supaya wabah ini tidak terjadi di Ponorogo,” jelasnya.

Politisi PDIP ini juga menyayangkan masih adanya kegiatan yang melibatkan banyak orang di Ponorogo. Hal tersebut dinilai sangat rentan penularan.

Masih menurutnya saat ini masker agak langka dan mahal di Ponorogo. “Jadi masyarakat kesulitan untuk mendapatkan sehingga kami menghimbau agar Pemkab Ponorogo membantu masyarakat untuk mendapatkan masker,” pintanya.

Selain itu dia mengatakan jika ada warga yang sudah terkena virus itu pada awal-awal tidak ada tanda-tanda yang berlebihan. “Jadi tidak merasa adanya virus ditubuhnya,” jelasnya.

Menurutnya, pembagian masker dan handsanitizer sangat dibutuhkan masyarakat. “Hal itu untuk mengurangi penyebaran virus Corona,” imbuhnya.

 

Sedangkan tekhnis pembagian masker dan handsanitizer bisa melalui perangkat desa. “Karena perangkat desa mengetahui masyarakat dan bisa merata,” bebernya.

Ditemui terpisah, Kasi Humas Dinas Informasi Komunikasi dan Statistika, Alim Nor Faizin memaparkan saat ini Pemkab Ponorogo sudah melakukan banyak langkah mengantasipasi penyebaran virus Corona. “Pemkab Ponorogo sudah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada stakeholder dan masyarakat Ponorogo,” tutur Alim Nor Faizin.

Saat ini Pemkab Ponorogo menurutnya juga melakukan pembentukan Satgas. “Juga mengeluarkan instruksi Bupati dengan belasan item serta pemeriksaan suhu badan  bagi orang yang masuk ke Ponorogo,” tandasnya.

Selain itu Pemkab Ponorogo juga menerapkan social distance. “Siswa juga belajar di rumah maupun sosialisasi dalam berbagai bentuk media tentang himbauan kewaspadaan terhadap penyebaran corona,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Pemkab Ponorogo juga melakukan pembuatan fasilitas cuci tangan di fasilitas umum. “Juga diadakan operasi Satpol PP menyisir anak-anak sekolah,” tambahnya.

Masih menurut Alim, saat ini Pemkab Ponorogo juga menyediakan ruang isolasi di semua rumah sakit yang ada di Kabupaten Ponorogo serta langkah-langkah lainnya. “Bupati Ponorogo juga sudah mengeluarkan surat edaran Nomor : 455/945/403.03.1/2020 tertanggal 21 Maret 2020 tentang himbauan seluruh masyarakat melakukan pembatalan kegiatan yang melibatkan pengumpulan massa dalam bentuk apapun mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan 15 April 2020 begitu pula Lembaga Pemerintah maupun Swasta yang menjalankan usaha Persewaan Gedung untuk melaksanakan penutupan sementara, sambil menunggu hasil evaluasi perkembangan lebih lanjut status keadaan tertentu darurat wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia,” ungkapnya. (Muh Nurcholis)

#DPRDPONOROGO

TERDEPAN TV

Pos terkait