XTC 308 Kabupaten Bekasi Mendesak Bupati Lebih Serius Dalam Penanganan Covid-19

TERDEPAN.CO.ID,BEKASI– Organisasi Masyarakat (Ormas) XTC (Exalt To Creativity) 308 Kabupaten Bekasi meminta kepada Bupati dan DPRD, agar menghentikan aktivitas pabrik-pabrik yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi, karena di kawatirkan akan ikut menyebarluaskan virus  Covid-19 di kawasan Industri dan Markas DPC XTC Kabupaten Bekasi, Rabu (25/03/2020) malam .

“Wabah Covid-19 yang hari ini tranding topik di Media massa khususnya di Kabupaten Bekasi, telah menjadi atensi serius kami,”terang Tri Rully Lesmana selaku ketua umum DPC XTC Kab Bekasi

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, pemerintah tidak hanya menghimbau masyarakatnya untuk tidak keluar rumah saja melainkan juga memberikan solusi kepada masyarakat dalam bentuk tindakan.

”Jangan hanya menghimbau kepada warga untuk tinggal dirumah, harus ada pencegahan juga dan tolong juga sosialisaikan ke masyarakat dengan bentuk tindakan, bukan sekedar naik mobil memberikan himbauan, warga bagaimana mengtahui, jika tidak masuk ke wilayah-wilayah. Bupati harus pantau langsung baik dari Kecamatan, desa dengan melakukan praktek nyata,”tegasnya.

Rulli menegaskan agar pemerintah Daerah tidak hanya focus penanganan pada virus covid-19 tapi juga pada persoalan yang lain.

“Jangan virus Covid-19 saja yang dibahas tapi  saja persoalkan yang lain juga diperhatikan seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) pun juga harus diperhatikan dan dengan adanya dampak DBD juga harus Kita antisipasi, karena kemarin di Kabupaten Bekasi banyak mengalamin banjir parah sampai sekarang hujan terus menguyur, ini harusnya menjadi atensi yang serius, himbaunya.

Selain itu,dalam pantauan XTC di wilayah Kabupaten Bekasi, yang menjadi sorotan terkait buruh pekerja masih banyak beraktifitas dikawasan industri.

”Bentuk kepedulian Kami terhadap buruh, karena anggota Kami mayoritas juga ada dari profesi buruh, kenapa hari ini buruh masih di pekerjakan? Apa alasannya?, sedangkan di pabrik itukan banyak juga WNA(Warga Negara Asing) ini harus perlu disoroti dan diantisipasi penyebaran dugaan virus covid-19, yang harus dipikirkan oleh Pemerintah Daerah, kasian teman-teman buruh terdampak,”ungkapnya.

Menurutnya dampak sosial  yang timbul akibat virus Corona yang mengharuskan warganya tinggal (stay) dirumah juga harus disikapi segera oleh Pemda.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dalam mengambil kebijakannya harus bersikap secara profesional dan efektif sehingga kaum buruh bisa aman dan nyaman dalam bekerja dalam mencari sumber penghidupan yang layak, “tutupnya.

 

Penulis :Ardi

Editor:IKA

TERDEPAN TV

Pos terkait