Diduga Telan Anggaran Milyaran Rupiah Pasar Rakyat Cikampak Belum Dioperasikan

TERDEPAN.CO.ID,LABUSEL- Pasar Rakyat Cikampak yang diduga menelan anggaran mencapai Milyaran rupiah, sampai saat ini belum bisa dioperasikan.

Jappar Siddik Nasution, selaku pemerhati pembangunan Kabupaten Labusel meminta kepada dinas terkait Pemkab Labuhanbatu Selatan agar segera meninjau ulang kondisi fasilitas Pasar Rakyat Cikampak yang baru siap setahun ini selesai pembangunannya.

Bacaan Lainnya

“Kendati, pasar tersebut baru selesai di bangun pemerintah tampak mewah dan bagus  yang menelan dana APBD Milyaran, namun para pedagang mengagap fasilitas kurang memenuhi ke inginan masyarakat, Kami meminta kepada dinas terkait Pemkab Labuhanbatu Selatan agar segera meninjau ulang kondisi fasilitas Pasar Rakyat Cikampak yang baru siap setahun ini selesai pembangunannya,”terangnya.

Direktur Esecutive Ipon Watch Labusel, Muhammad Yunus Nasution menyampaikan, bahwa seharusnya pihak pemerintah dalam hal ini dinas terkait sebelum melakukan pembangunam harus berkoordinasi dahulu kepada para pedagang.

“Harusnya sebelum dilakukan pembangunan koordinasi terlebih dahulu kepada pedagang, berapa sebenarnya ukuran kios yang  bisa menampung barang dagangan Mereka tersebut sehingga pembangunan Pasar Rakyat Cikampak tidak terkesan mangkrak dan mubajir,” tegasnya.

Yanti, Salah seorang pedagang Pasar Rakyat Cikampak kepada TERDEPAN mengatakan, para pedagang sebenarnya ada keinginan pindah ke Pasar yang baru selesai di bangun oleh pemerintah , karena ukuran Kios kurang besar dan jumlahnya hanya 30 Kios dan tidak sesuai dengan jumlah pedagang yang berjumlah 60 orang maka para pedagang enggan pindah, “tuturnya.

“ Kami sebenarnya mau pindah tapi karena jumlah pedagang yang lebih banyak daripada kiosnya, sehingga pedagang yang lain tidak mau sebab ukuran Mejanya untuk tempat berjualan berukuran sangat kecil sehingga tidak bisa menampung barang-barang dagangan Kami, maka itulah sebabnya Kami para pedagang tidak mau pindah dan memilih berjualan di Kios yang lama walaupun Kios tempelan buatan sendiri lebih nyaman,”tutupnya.

Pantau dilapangan, Kios yang baru dibangun pemerintah tersebut nampak kelihatan kosong dan terkesan adanya pembiaran sepertinya halnya sampah yang teronggok dan rumput yang tumbuh liar diseputar area bangunan pasar.

Reporter : Musli

Editor : IKA

# PasarRakyatCikampakLabusel

 

 

 

 

Penulis Musli

TERDEPAN TV

Pos terkait