TERDEPAN.CO.ID,LABUSEL-Kanit Intelkam Polsekta Kota Pinang AKP S.Hutagalung Jumat (3/7/20) pada pukul 10.30 terpaksa membubarkan massa LINGKAR yang berunjukrasa terkait adanya dugaan korupsi dana DBH dan PBB tahun 2013 dan 2014 kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Namun Sebelumnya menurut Ketua LINGKAR Rahmat Ahir, pihak Poldasu telah dahulu menetapkan tersangka dan telah menahan mantan Kadis Keuangan Pemkab Labuhanbatu Selatan M.Harahap serta stafnya Louly, saat ini telah di tahan terkait dana tersebut
”Poldasu telah dahulu menetapkan tersangka dan telah menahan mantan Kadis Keuangan Pemkab Labuhanbatu Selatan M.Harahap serta stafnya Louly, saat ini telah di tahan terkait dana tersebut,”ujarnya.
Sementara menurut Pantauan Terdepan, Perwira menengah tersebut AKP S.Hutagalung SH. terpaksa membubarkan massa yang berunjuk rasa di bundaran Simpang tiga bukit kotapinang berjumlah belasan orang para pendemo tersebut sempat berorasi bebrapa menit dengan memakai alat pengeras suara diatas mobil pickup dan alat peraga berupa sepanduk spanduk.
Kanit intelkam Polsekta kotaPinang AKP S.Hutagalung mengatakan, masyarakat yang mengatas namakan, Lintas kajian Gerakan Sumatra utara (LINGKAR) tersebut melakukan demo dan terpaksa dibubarkan.
“Di karenakan tidak ada surat masuk pemberitahuan dari LINGKAR kepada Pihak kepolisian, sebagai mana di atur dalam Undang-undang No. 9 tahun 1998, penyampaikan pendapat di depan umum harus ada pemberitahun kepada pihak POLRI secara tertulis dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum pelaksanaan,”terangnya.
Rahmad Akhir Harahap selaku ketua Lingkar saat di wawancari mengatakan, sikapnya mendukung penuh terhadap Kapoldasu terkait penyelidikan dan penyidikan dana DBH,dan PBB tahun 2013 dan 2014.
“Sikap Saya mendukung penuh terhadap Kapoldasu terkait penyelidikan dan penyidikan dana DBH,dan PBB tahun 2013 dan 2014di duga menyeret nama orang No. 1 di Labusel akan segera di mengumunkan hasil pemeriksaan nya secara transparan,”tegasnya.
Ia menambahkan, tulisan di spanduk tersebut merupakan bentuk wujud dukungan terrhadap kapoldasu dalam mengusut tuntas dugaan korupsi dana DBH dan PBB tahun 2013 dan 2014 labusel.
“Bentuk wujud Kami adalah dukungan terhadap Kapoldasu dalam mengusut tuntas dugaan korupsi dana DBH dan PBB tahun 2013 dan 2014 labusel, siapa aktor intelektual di balik kasus ini, sehingga masyarakat jelas mengetahuinya siapa dalang dan aktor yang mengkorupsi dana DBH dan PBB,”tutupnya.
Reporter : Kidi
Editor : Bagus Alfianto Rajib
#PolsektaKotaPinang







