Lahan Pacu Bandara Hang Nadim Disewakan oleh Oknum yang Mengaku Pegawai BP Batam 6 Juta Rupiah, Warga Penjual Hewan Qurban Mengeluh Mahal

Stand Penjalan Hewan Qurban

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Masyarakat yang ada diseputaran daerah Nongsa Batu Besar mengeluhkan adanya tarikan sewa lahan Pacu Bandara Internasional Hang Nadim Batam, milik Badan Pengusahaan (BP Batam) yang dikutip oleh seorang wanita yang biasa disapa Ibu Lahan dengan besaran sewa persetand untuk berjualan Kambing Qurban sebesar Rp. 6 Juta.

Plang Lahan Pacu Bandara

Sukri salah satu penyewa lahan tersebut menyampaikan, kutipan sebesar Rp.6 Juta itu merupakan angka yang tak wajar dan terlalu mahal baginya, apalagi disaat masyarakat mau berusaha mencari rejeki di bulan Idhul Adha dan dimasa pandemik.

Bacaan Lainnya

“ Saya biasa menyapanya, Ibu Lahan, dan pembayaran sewa lahan milik BP Batam tersebut, Saya rasa terlampau mahal, karena Tenda yang dipakai dari Kita dan waktu sewanya juga hanya sekitar 1 bulan sampai 2 bulan saja sudah harus bersih, “tuturnya, Kamis (30/07/20) sore.

Dirinya juga tidak tau pasti kebenaran pengakuan Ibu Lahan yang mengaku pegawai BP Batam dan dalam pengakuannya selain Ibu Lahan, para pedagang Hewan Qurban tersebut juga sering dimintai jatah oleh perangkat Desa seperti RT dilingkungan tersebut dengan alasan untuk uang rokok dan keamanan.

“Kami merasa seperti dipalaki oleh oknum tersebut, Tapi tolong tanyakan ya Bu, apa benar itu dari BP Batam, kalau iya tolonglah diberi keringanan, “jelasnya.

Ia berharap agar BP Batam bisa memberi keringan kepada warga yang telah menyewa lahan untuk berjualan Hewan qurban karena harga tersebut sangatlah mahal dan memberatkan warga yang sedang mencari rejeki dimasa pandemik.

‘Kami berharap BP Batam bisa memberi keringanan dan Saya akan menyurati BP Batam agar dikasih keringanan sisa pembayaran yang kurang Rp 2 Juta karena masih terbayar Rp.4 Juta.

Ibu Lahan sendiri saat dihubungi beberapa kali di nomor ponselnya (0812 7000 XXXX) tidak merespon dan memberi tanggapan kebenaran informasi bahwa Dirinya mengutip uang Rp.6 Juta kepada warga yang berdagang Hewan Qurban dilahan Pacu Bandara Hang Nadim Batam Nongsa dengan mengatasnamakan pegawai BP Batam.

Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Ilham Hartawan saat dihubungi telepon selulernya dan melalui pesan Whatshap juga belum merespon terkait hal ini.

Pantauan dilapangan tak jauh dari tempat warga berjualan Hewan Qurban ada plang peringatan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan Bandara Hang Nadim Batam yang seharusnya tidak boleh dibuat untuk kegiatan masyarakat dalam bentuk apapun karena akan mengganggu penerbangan. Dan sedikitnya ada 9 Stand penjualan Hewan Qurban yang keseluruhannya harus membayar setoran uang sewa Ibu Lahan yang mengatasnamakan BP Batam.

 

Redaksi

#BPBatam #BandaraHangNadimBatam

TERDEPAN TV

Pos terkait