Dalam Minggu Ini, PSDKP akan Melakukan Operasi Penertiban Kapal Cantrang Diperairan Kepri

Kepala Pangkalan PSDKP Batam Salman Mokoginta

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Kepala Pangkalan PSDKP Batam Salman Mokoginta merespon cepat keluhan nelayan, terkait merosotnya pendapatan hasil tangkap Ikan diperairan Kepulauan Riau, akibat keberadaan Kapal tangkap ikan Cantrang yang mulai bergeser dan beroperasi diperairan nelayan lokal dengan melakukan operasi penertipan Kapal Cantrang dalam minggu ini diwilayah perairan Kepri.

Ia menjelaskan, dalam minggu ini dengan berkoordinasi dengan stasiun Pontianak, anggotanya akan diterjunkan untuk melakukan operasi terkait penggunaan alat Cantrang penangkap ikan di zona wilayah nelayan lokal khusunya di Kepulauan Riau.

Bacaan Lainnya

“Saya sudah berkoordinasi dengan stasiun Pontianak untuk melakukan penyisiran adanya operasi kapal penangkap ikan yang menggunakan alat tangkap Cantrang yang berada di wilayah nelayan lokal dan rencananya dalam minggu ini Kami juga akan menerjukan anggota untuk melakukan operasi penertiban, “terangnya.

Salman menerangkan, sebelumnya juga telah dilakukan kesepakatan dan pemeriksaan terhadap Kapal Cantrang yang ditemukan beroperasi diperairan nelayan lokal dengan perjanjian untuk tidak melakukan kegiatan yang sama.

“. Saya sendiri juga sudah mendapatkan laporan dari nelayan Tanjungpinang dan telah membuat  surat pernyataan  dengan Kapal Cantrang dari Jawa dan juga  pernah diperiksa dilaut 4 hari yang lalu. Kita sudah lakukan ini dan ini sudah melakukan pernyataan, “terangnya sambil menunjukan bukti pemeriksaan melalui foto di Whatshap pribadinya.

Dirinya menegaskan, saat ini dalam melakukan operasional masih dilakukan penundaan karena untuk penambahan operasional laut masih terkendala dengan anggaran karena masih banyak digunakan untuk biaya kesehatan Covid19.

“ Saat ini Kita masih terkendala dengan anggaran, karena masih banyak digunakan untuk biaya kesehatan Covid19 sehingga operasional masih banyak yang tertunda, namun sekarang Kita sudah dibuka kembali  untuk penambahan anggota.  Setelah anggaran operasional ini keluar,  Saya akan fokuskan untuk penanganan operasi dalam hal ini terkait Kapal Cantrang , “tutupnya.

Salman dalam keterangannya juga mengakui dilapangan masih ditemukan Kapal Cantrang beroperasi begitu pula dengan masuknya kapal asing diwilayah perairan Kepri yang masuk dalam wilayah zona nelayan lokal yang menjadi atensi bagi PSDKP dalam penegakan dan pengawasan hukum laut, namun demikian Ia berharap kepada para nelayan apabila menemukan kapal-kapal tersebut agar tidak bersikap anarkis dan untuk melaporkan kepada pihak terkait seperti KKP atau Polair.

“ Kami mengetahui saat ini masih ada Kapal Cantrang yang masuk diperairan nelayan lokal begitupula kapal asing, namun demikian Kami bukan berarti diam, kami tetap melakukan pemantauan dan penegakan hukum laut melalui perjanjian dan sangsi kepada Mereka. Saya harap apabila nelayan ada menemukan kapal kapal tersebut jangan sampai melakukan tindakan anarkis, “jelasnya.

Diketahui saat ini situasi dilapangan, Nelayan Kepri mengalami peyusutan hasil tangkap ikan yang sangat drastis sehingga berdampak kepada perekonomian baik nelayan, UMKM maupun para pengusaha hasil laut.

Redaksi

#PSDKPBatam

 

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait