Manfaatkan Momen Dialog Nelayan dengan Pasang Spanduk Diklat Saat Berswafoto, Kadis Perikanan Bintan Fachri Dinilai Tak Beretika

TERDEPAN.CO.ID,BNTAN- Kelakuan Kepala Dinas Perikanan Pemkab Bintan, M.Fachrimsyah yang membentangkan spanduk bertuliskan “Proyek Perubahan NDH 01. Fachrimsyah, SP.MM Pengembangan Sektor Perikanan Tangkap Secara Terpadu di Kabupaten Bintan” dinilai tidak pantas dan tidak beretika karena memanfaatkan momen dialog untuk mendengar keluhan dan aspirasi nelayan bersama Komandan Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam,  tentang adanya kapal tangkap Cantrang, yang saat ini meresahkan nelayan lokal di Kepulauan Riau.

Fachri saat dimintai penjelasan tentang spanduk yang di bentang secara tiba-tiba dan tidak diketahui para tamu undangan yang dihadiri oleh nelayan serta pengusaha ikan serta dari Lembaga Kelautan dan Perikanan (LKPI) Kepri tersebut, beralasan hanya untuk menumpang poto sebagai laporan Dirinya mengadakan Diklat kepada instansi tempatnya berdinas.

Bacaan Lainnya

“ Saya hanya menumpang poto karena Saya ada Diklat, lagian Saya kan menganggap semua teman dan itu kan untuk poto pribadi Saya, dan poto ini juga tak perlu untuk bahan berita, “terang Fachri membela Diri, soalah tak mau disalahkan, Kamis (03/09/20).

Kejadian yang spontan dan tidak disadari para peserta undangan saat berpoto dengan bentangan spanduk ini juga sangat disesalkan dan mendapat protes keras oleh Direktur LKPI Kepri, Rudi Susanto yang meminta Kadis Perikanan Bintan M, Fachrimsyah untuk segera meminta maaf kepada para peserta undangan terkhusus LKPI yang hampir keseluruhan di dalam poto tersebut adalah anggotanya.

“ Saya selaku Direktur LKPI Kepri sangat terkejut dan kecewa atas sikap Kadis Perikanan Bintan, Pak Fachri yang telah memanfaatkan momen berkumpulnya nelayan disaat sedang mengalami masalah tentang Kapal Cantrang. Dan lucunya spanduk tersebut tidak ada hubungan kegiatan undangan yang telah disampaikan Kepala PSDKP Batam, Salman Mokoginta. Saya meminta Pak Fachri untuk segera meminta maaf kepada Kami khusunya LKPI karena dalam poto tersebut hampir keseluruhannya adalah anggota Kami, “seru Rudi.

Menurutnya, keberadaan spanduk tersebut disadarinya saat usai melihat poto yang dikirim anggota kepadanya.

“ Saya baru tau isi spanduk tersebut saat sudah jadi dan dikirim anggota dalam groub Whatshap, dan setelah Saya ingat waktu itu spanduk dibentang saat Kami berpose, anak buah pak Kadis tiba-tiba membentangkan spanduk tanpa Kami sadari, pantasan Komandan PSDKP tak mau ikut Kami berpoto,Beliau cuman melihati spanduk saja dengan tatapan aneh,“tuturnya lagi.

Kepala PSDKP Salman Mokoginta saat diminta keterangan tentang adanya spanduk yang tiba-tiba tersebut juga merasa keheranan dan tidak mau ikut berpoto bersama karena merasa aneh.

“Saya gak ikut foto, karena Saya juga kaget, kok tiba-tiba ada spanduk. Makanya kan gak ada foto Saya di situ. Setahu saya acara tersebut adalah dialog dengan nelayan Bintan sebagaimana Surat dari Dinas dan laporan-laporan  yang masuk ke Kami, “jelas Salman.

Hingga berita ini diunggah, Kadis Bintan Perikanan Fachri seolah enggan meminta maaf, justru malah menantang protes keberatan dari LKPI atas poto tersebut.

“ Mau Kalian apa, kalau tidak terima silahkan temuin Saya dan duduk dimana, silahkan kalau mau dijadikan berita tak masalah, “serunya dalam suara telepon.

Diketahui spanduk Diklat milik Kadis Bintan Perikanan Fachri, saat acara dialog nelayan dengan PSDKP Batam, tidak dipasang dalam acara dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya, namun seusai acara dan saat sekumpulan anggota LKPI dan nelayan mau berpose, tiba-tiba Fachri dan anggotanya membentangkan spanduk dan menggulungnya setelah swafoto usai, sehingga tidak disadari oleh Mereka yang lagi asik mengambil gambar.

Redaksi

#Pemkab Bintan

 

 

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait