Jadi Buah Bibir, Gelar S1 dan S2 di Spanduk Bertebaran, Rudi Justru Mendaftar Menggunakan Ijasah SMA di KPU?

TERDEPAN.CO.ID,BATAM – Kesan janggal dan aneh menyeruak, menjadi buah bibir perbincangan masyarakat di Kota Batam. Bagimana tidak petahana bakal calon Walikota Batam, H. Muhammad Rudi, SE.,MM yang juga menjabat Kepala ex officio BP Batam, tiba-tiba mendaftarkan diri di KPU Batam dengan menggunakan ijazah SMA, bukan menggunakan gelar S1 dan S2 yang biasa disematkan dalam sebuah spanduk dan acara-acara resmi pemerintahan Kota Batam.

Kesan aneh tersebut justru menjadi rumor adanya dugaan ijasah palsu yang sempat menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat Kota Batam.

Bacaan Lainnya

Lukita Dinarsyah Tuwo

“Aneh ya, Si Rudi, disaat rivalnya, Dr.Ir.Lukita Dinarsyah Tuwo,M.A. yang juga pernah menjabat Kepala BP Batam maju pada pilwako Batam 2020, kok malah Dia mendaftarnya pakai ijasah SMA, kan tak berimbang, padahal masyarakat taunya kalau membaca di spanduk-spanduk yang dipampang disetiap sudut kota pakai gelar S1 dan S2,”terang warga Batam Centre yang tak mau disebut namanya.

Menurutnya, Rudi harus transparan terkait gelar yang hilang yang biasa disematkan dibelakang namanya tersebut, agar masyarakat tidak merasa dibohongi.

“ Kalau menurut Saya, Pak Rudi harus transparan kepada masyarakat, masak iya, selama ini yang Kita lihat dan Kita dengar diberbagai spanduk dan berita bergelar S1 dan S2, tiba tiba jadi SMA? Kalau begitu Kita dibohongi dong, “serunya sambil tersenyum, Rabu (16/09/20).

Pada Pilwako 2010 dan Pilwako Batam 2015 lalu, diketahui Rudi menggunakan gelar serjana. Namun pada kenyataannya, justru disaat pendaftaran di KPU Batam 2020 ini, yang rivalnya memiliki gelar Master dengan pengalaman sebagai birokrat professional Indonesia, Dirinya malah menggunakan ijasah SMA, sehingga spekulasi terus bermunculan bahwa ijasah S1 dan S2 tersebut diduga tidak bisa digunakan atau adanya kesengajaan tidak menggunakan meskipun memilikinya.

“Sayangkan kuliah capek-capek, jika hanya pakai SMA daftarnya di KPU, Masa tamatan SMA, Walikotaku sayang, kan S1 dan S2,terus gelar SE,MM itu asli atau palsu,‘tutur ZZ seolah menyindir.

Dalam laman Wikipedia, kedua gelar itu diperoleh Rudi dari STIE Ady Niaga di Bekasi, yang belakangan telah dinyatakan bermasalah oleh Kemendikti. Hingga saat ini Gelar Rudi secara lengkap juga masih terpampang dalam laman tersebut.

Akhmad Rosano Ketua Umum Suara Rakyat Keadilan mengungkapkan, bahwa gelar S1 dan S2 Muhammad Rudi diduga palsu.

“Patut Kita duga palsu. Kita akan laporkan. Karena dulu 2015 Dia (Rudi) mendaftarkan menggunakan gelar itu,” tegas Rosano.kepada media.

Hingga berita ini diunggah dari pihak partai pengusung maupun tim pemenangan “Ramah” (Rudi-Amsakar) belum memberikan konfirmasi apapun terkait viralnya rumor ijasah SMA yang digunakan Rudi yang saat ini masih menjabat Walikota dan Kepala ex officio BP Batam.

Redaksi

#KPU #Bawaslu #muhammadRudi #LukitaDinarsyahTuwo

 

 

 

 

 

 

 

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait