RRI Layangkan Surat Keberatan di Spanduk Tim Relawan Rudi Indonesia

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- LPP RRI Batam melayangkan surat keberatan penggunaan nama “RRI” di spanduk yang diduga mengatasnamakan Tim Relawan Rudi Indonesia (RRI) yang terpajang pada sebuah pagar seng bercat Biru dibawah pohon Kelapa.

Dalam spanduk tersebut dengan jelas, tulisan huruf RRI tanpa disertai singkatan dan disebelahnya terdapat foto pasangan calon Walikota Batam dan Wakilnya, Rudi-Amsakar, serta tulisan nama yang diduga Calon Gubernur Kepri, Ansar- Marlin  tanpa disertai foto atau gambar, yang juga akan bertarung pada pemilihan Kepala Daerah Kepulauan Riau di tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu, dalam spanduk tersebut juga menyebutkan bahwa ada dukungan yang diberikan pada calon yang tertera dalam spanduk tersebut mengatasnamakan, “KOPINUL” dengan menyebutkan Kang Sinul Channel, Warna Grafika Channel, Didi Sugirl Channel dan Adelia & Onies Channel.

Dan pada pojok sebelah kanan bawah juga menuliskan himbauan “ Lingkungan Anda Terindikasi Covid19 & DBD…??? Hub : Team RRI yang beralamat di Officce: Komplek Square 91 Blok A No. I Nagoya.

Dalam Surat yang dilayangkan LPP RRI Batam bernomor : B-1288/RRI-BTM/SEK/09/2020 tertanggal 25 September 2020 Yakni:

Dengan hormat,

Sehubungan dengan hasil pengamatan kami dilapangan, kami menemukan spanduk dari “Tim Relawan Rudi Indonesia” menggunakan tulisan “RRI” berupa singkatan tanpa nama kepanjangan dari tiap hurufnya. Selama ini masyarakat sudah sangat familiar dengan singkatan RRI sebagai radio Republik Indonesia.

Untuk itu kami menyampaikan KEBERATAN atas penulisan huruf RRI tersebut pada spanduk-spanduk/baliho. Perlu kami sampaikanbahwa RRI adalah Lembaga Penyiaran Publik ang bersifat independen, Netral, Mandiri dan tidak Komersial serta dibawah dan bertanggungjawab kepada Presiden RI.

Oleh karena itu untuk menghindari salah penafsiran dikalangan masyarakat maka dengan hormat agar tulisan RRI pada spanduk TIM Relawan Rudi Indonesia DIHILANGKAN. Kami memberikan batas waktu 1×24 jam sejak surat ini diterima.

Demikian atas perhatian dan kerjasamanya Bapak/Ibu diucapkan terimakasih.

Kepala LPP RRI

Arlin Setyaningsih,S.Pd, MM

Tembusan Yth.

  1. Ketua KPU Kota Batam
  2. Ketua Bawaslu Kota Batam

Kepala LPP RRI, Arlin Setyaningsih, saat dimintai keterangan melalui telepon selulernya membenarkan bahwa RRI Batam telah mengirimkan surat keberatan kepada Relawan Rudi Indonesia, untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat agar jangan sampai menilai bahwa RRI condong disalah satu paslon.

Makanya Kami bersuratnya kepada Tim Relawan Rudi Indonesia, karena tidak ada kepanjangannya sama sekali disitu, Kami itu merasa keberatan karena untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat jangan sampai menilai bahwa RRI condong disalah satu paslon. Posisi RRI ini kan sebagai lembaga penyiaran publik, yang independen, netral, mandiri dan tidak komersial dan bertanggungjawab kepada Presiden, itu sebenarnya mbak, “terangnya.

Ia menambahkan, dengan keberadaan nama RRI yang tertulis dalam spanduk tersebut disalahartikan masyarakat yang membaca.

“Saya tidak tau diplesetkan atau tidak, atau yang intinya isinya apa, tetapi yang pasti bahwa singkatan RRI yang tercantum disitu, tidak ada kepanjangannya. Nah itu kalau Kami misalnya sampai Direksi Kami tau dan ada tulisan RRI ada disitu, dikira RRI Batam ini tidak independen lagi, intinya cuman itu saja sih mbak, “lanjutnya lagi.

Arlin meminta kepada Tim Relawan Rudi Indonesia agar tulisan RRI yang ada di spanduk tersebut dihilangkan atau diturunkan.

“Intinya itu kan Kami hanya minta supaya tulisan itu dihilangkan. Nah kemarin sebelum bersurat, Saya juga sudah berkonsultasi dulu ke pusat, Saya tunjukan fotonya, ada foto seperti ini, petunjuk lebih lanjut seperti apa, dari pusat Saya menginstruksikan dan diminta untuk membuat surat keberatan untuk tidak menuliskan kata-kata RRI disitu. Dan tembusan ke Bawaslu dan KPU, Kami sebenarnya tidak berfikir terlalu jauh dipolitisir macam-macam yang pasti bahwa Kami mengingatkan bahwa tulisan RRI tidak ada disitu, itu saja, “bebernya lagi.

Dirinya menegaskan usai berkirim surat, pihaknya juga belum mengecek ke lapangan apakah spanduk tersebut sudah diturunkan atau belum.

“Saya juga belum mengecek kelapangan, karena dapatnya foto berdasarkan laporan teman-teman. Saya sendiri tidak melihat langsung, tapi Saya dapat laporan kemudian Saya minta untuk di foto, “tutur Wanita berhijab ini.

Lanjutnya, harapan Saya kedepan, Pilkada ini bisa berjalan dengan aman dan damai semuanya, termasuk paslon-paslonnya, jadi lebih berhati-hati saja menggunakan singkatan-singkatan. Dimana singkatan-singkatan tersebut terkait dengan Institusi.

Hingga berita ini diunggah dari pihak Tim Relawan Rudi Indonesia belum bisa dikonfirmasi dan Seketaris Nasdem Kota Batam, Dewi Socowati, saat dimintai konfirmasi terkait spanduk tersebut melalui telepon tidak diangkat.

Redaksi

 

 

 

 

 

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait