TERDEPAN.CO.ID,BEKASI – Dalam memperingati HUT ke-39, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi menghelat kegiatan secara sederhana dan menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi peserta. Pada tahun ini perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan air mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan Profesionalisme Kerja Melalui Pelayanan Prima Demi Peningkatan dan Kestabilan Perusahaan”.
Kegiatan HUT ini memiliki maksud dan tujuan sebagai wujud syukur perusahaan yang telah mencapai usia 39 tahun. kemudian kita juga mengapresiasi pegawai-pegawai yang berprestasi khususnya dalam pencapaian target RKAP 2020. Tujuan lainnya, mempererat tali silaturahim antar pegawai, memupuk semangat seluruh pegawai , mensosialisasikan hidup lebih sehat dan bersih dengan air PDAM, dan memperkenalkan perusahaan lebih dalam kepada masyarakat.
Kegiatan HUT ke-39 PDAM Tirta Bhagasasi ini, juga guna mempererat kebersamaan dan menumbuhkan motivasi kinerja serta menambah rasa untuk lebih memiliki dan peduli terhadap PDAM Tirta Bhagasasi yang sama-sama kita banggakan, dengan lebih mengedepankan kepuasan pelanggan.
Sekilas kita melihat keberadaan PDAM ini, dimulai tahun 1979 dengan bentuk lembaga Badan Pengelola Air Minum (BPAM) Kabupaten Bekasi. Lembaga ini dibawah pengawasan proyek air bersih Jawa Barat. Kemudian, pendirian PDAM sesuai Peraturan Daerah nomor 04 tahun 1981, dan mengalami dua kali perubahan Perda, nomor 8 tahun 1988, dan perda nomor 2 tahun 1992. Pada tahun 1980, BPAM Kabupaten Bekasi, baru memiliki 13 orang karyawan, dan pelanggan 4.000 sambungan Langganan (SL). Ketika itu, sumber air baku, masih menggunakan sumur air dalam. Wilayah pelayanannya, baru seputar perumnas 1, dan perumahan masnaga, Kecamatan Bekasi Selatan.
Kemudian oleh Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten Bekasi, dilakukan penggabungan tahun 1998, berdasarkan kesepakatan bersama tentang pengembangan dan pengelolaan sistem penyediaan air bersih.
Melalui kesepakatan itu, pada tahun 2002 dilakukan pengolahan bersama dengan nama PDAM Bekasi. Maka, terjadi perubahan nama dan logo dari PDAM Bekasi menjadi “Perusahan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi Bekasi” pada tanggal 29 september 2009. Logo itulah yang hingga saat ini digunakan.
Itu sekilas sejarah PDAM Tirta Bhagasasi. Saat ini, tahun 2020, pelanggan berkembang pesat dan jumlah pelanggan lebih 300.000 SL. Ini suatu perkembangan yang sangat pesat, seiring pertumbuhan jumah penduduk Bekasi. Dalam business plan atau perencanaan bisni 2018 sampai 2023, ditargetkan jumlah pelanggan sebanyak 400.000 SL lebih. Maka ditargetkan cakupan pelayanan sekitar 70 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Bekasi.
“Saat ini di usia ke- 39 tahun, kita harus lebih maksimal bekerja dalam memajukan perusahaan dan meningkatkan pelayanan.
yang utama kita lakukan, adalah mempertahankan dan meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K-3) dalam pelayanan air bersih. Jika K-3 meningkat dan berjalan baik, maka pemakaian rata-rata pelanggan akan meningkat. dengan demikian pendapatan perusahaanpun akan meningkat, sehingga berdampak positif pada kesejahteraan para karyawan,” ungkap Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Usep Rahman Salim ketika memberikan sambutan.
Karena itu, kata dia, setiap karyawan harus mengetahui dan melaksanakan kewajiban, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) nya. Dengan demikian, hak-hak yang sudah diatur dalam peraturan perusahaan, dapat kita nikmati bersama. Kepada para Kepala Cabang dan Kepala Cabang Pembantu, agar dapat meningkatkan pemakaian air rata-rata setiap pelanggan sesuai target yang ditentukan.
Kemudian, kehilangan atau kebocoran air, juga harus diminimalkan. Maka, untuk mencapai semua itu dalam perencanaan bisnis hingga 2023, semua jajaran agar melakukan dan meningkatkan disiplin, serta menjaga nama baik institusi.
“Kita harus sama-sama membangun kebersamaan dan kekeluargaan, serta selalu membangun silaturahmi. Hadirin yang berbahagia di masa pandemi covid 19 yang melanda dunia, kita ketahui, banyak dunia usaha mengalami kesulitan. Bahkan, tidak sedikit dunia usaha yang terpaksa tutup dan banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Ekonomi secara nasional di Indonesia, terpuruk. pertumbuhan ekonomi melorot hingga ke titik minus. Pemerintah pun melakukan berbagai upaya dan terobosan untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. Di tengah kesulitan tersebut, kita pantas bersyukur kepada Allah SWT, dimana PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, tetap eksis. Bahkan dapat terus melayani air bersih bagi masyarakat,” tuturnya.
Seperti diketahui pada HUT tahun ini, Perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan air sejak tahun 1981 ini, memberikan penghargaan kepada 15 pegawai dengan memberikan umrah secara gratis.
#HumasPDAMTirtaBhagasasi
Editor : IKA
#PDAMBekasi







