BEM Febis UPB turun Aksi Nasional di Jakarta, Ini Tuntutanya

TERDEPAN.CO.ID,JAKARTA- BEM FEBIS UPB kembali melaksanakan aksi dan bergabung dengan beberapa Kampus di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi beserta dengan organisasi daerah dengan membawa nama Aliansi Mahasiswa Kabupaten Bekasi (AMAKSI), BEM FEBIS UPB menjadi Koordinator dalam aksi guna menyampaikan aspirasi di patung kuda Monas Jakarta Pusat,Selasa (20/10/2020).

Suhendar selaku Ketua BEM Febis UPB mengatakan, AMAKSI bergabung dengan Kampus-kampus se-Jabodetabek dan BEM FEBIS UPB menjadi salah satu perwakilan dari daerah Bekasi untuk menyampaikan aspirasi.

Bacaan Lainnya

“Pada aksi hari ini massa aksi membubarkan diri secara teratur dan tertib karena akan ada aksi-aksi lanjutan pada tanggal 22, 23 dan 28,”paparnya suhendar ketua BEM Febis UPB.

Masih Suhendar, pihaknya mengancam tindakan Pemerintah dalam penyampaian aspirasi suara rakyat maupun Mahasiswa terkait penolakan UU Cipta Kerja.

“Itu salah satunya dari Kemendikbud atau Pemerintah. Bahkan kekampus, Mahasiswa tidak boleh aksi,”tegasnya.

Berikut poin-poin yang di sampaikan :

  1. Menolak pengesahan UU Cipta Kerja / Omnibuslaw
  2. Menuntut presiden untuk membatalkan UU Cipta Kerja dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (PERPPU) untuk membatalkan Undang-undang tersebut
  3. Mengecam tindakan intervensi pemerintah terhadap gerakan suara rakyat/mahasiswa atas penolakan Undang-undang Cipta Kerja
  4. Mengecam keras tindakan represif aparat terhadap massa aksi.

 

Reporter : Ardi Priana

Editor : Redaksi

#BEMFebisUPB

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait