TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Bawaslu Kota Batam menggelar acara Sosialisasi Hukum bersama puluhan Wartawan Media Cetak, Online dan elektronik di Hotel Ternama di Batam Centre Kota Batam, Sabtu (07/11/20).
Menghadirkan narasumber Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam Slamet Widodo dan Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Richard Nainggolan kegiatan berjalan lancardengan diisi ramah tamah dan diskusi tentang penyelenggaraan pemilu yang akan berlangsung pada Desember 2020 mendatang.
Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam Slamet Widodo menegaskan bahwa Jurnalis bukan Juru Kampanye (Jurkam) dalam kegiatan menyuarakan dan mempromosikan pasangan salah satu calon peserta Kepala Daerah.
“Jurnalis itu bukan Jurkam untuk itu dalam penyampaian pemberitaan haruslah bersifat netral, “tutur Dodo pria berambut gondrong ini.
Sedangkan Richard Nainggolan dalam kesempatan yang sama menerangkan bahwa kampanye Pemilu Kada di tahun 2020 ini adalah masa Kampanye yang paling panjang yakni 71 hari dibanding masa kampanye sebelum adanya pandemik Covid19.
“Masa Kampanye 2015-2020 hanya 14 hari namun masa kampanye pada tahun 2020 ini terhitung paling lama yakni 71 hari dan ini menjadi suatu atensi bagaimana pengawasannya begitu pula independensi wartawan pada para calon yang akan maju bertanding,“bebernya.
Ia juga mengingatkan kepada para jurnalis untuk tetap menjaga netralitas dalam suatu pemberitaan pada pasangan calon sesuai dengan undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Kode Etik Jurnalistik dan Pers walaupun hal tersebut bukan suatu pelanggaran.
“Keberpihakan kalau Kita cek dan ricek tidak dilanggar, namun demikian Jurnalis hendaknya bekerja sesuai dengan UU Pers, “terangnya.
Kordinator Divisi Hukum, Humas Data dan Informasi Bawaslu Kota Batam, Mangihut Rajagukguk mengatakan, dengan adanya sosialisasi ini, Bawaslu berharap media ini bisa berperan membantu Bawaslu Kota Batam dalam mensuport dibidang pengawasan, baik apabila ditemukan dalam waktu kampanye sampai ditahapan ini bisa menginformasikan.
“Kita berharap kepada teman-teman wartawan apabila ada pelanggaran agar bisa diinformasikan ke Kita,”terangnya.
Mangihut juga berharap wartawan netral dalam memberitakan terhadap pasangan calon yang sedang berlaga di Pemilu Kada tahun 2020 ini.
“Kita berharap teman-teman wartawan bekerja da nada netralitas karena ada beberapa dilapangan ditemukan oknum media yang terlalu tendensius kepada salah satu pasangan calon, sehingga Kita tidak tau apakah Media ini tim sukses atau benar benar media, ‘tutupnya.
Redaksi
#BawasluKotabatam







