Beralasan Badget dan Prokes, KPU Batam Tidak Melibatkan Media Online dalam Peliputan Debat Calon Kepala Daerah

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Debat Kepala Daerah, Calon Walikota dan Wakil Walikota Batam pada minggu mendatang, tidak akan melibatkan Media online ( Media Siber) dalam peliputan pada, Rabu, (25/11/20) yang akan digelar di Haris Hotel Batam Centre Kota Batam pada pukul 19.00 malam sampai selesai. Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Batam Herigen.

Alasan tidak mengikutsertakan dalam pengambilan gambar dan peliputan ini disampaikan Ketua KPU Batam dengan alasan karena jumlah kuota yang boleh ada dalam ruangan hanya bisa dihadiri sebanyak 50 orang saja, karena harus mengikuti protokol kesehatan Covid19.

Bacaan Lainnya

“Peserta didalam itu dibatasi sesuai dengan tahapan yang mengatur pada PKPU no 06,10 dan 12 yang mengatakan, jumlah peserta hanya dibatasi 50 orang saja yang terdiri dari Paslon, Tim Paslon, Panitia dan Media yang dikontrak (Televisi) karena dimasa pandemik peserta diruangan itu dibatasi selain yang dikontrak. Yang dikontrak hanya satu media Televisi. Media online ini banyak, jadi kalau satu dikasih kesempatan, yang lainnya pasti juga minta dan kalau dikasih, nanti akan melebihi dari anjuran protokol kesehatan, “terangnya.

Ia menjelaskan hanya satu media TV yang dilibatkan dalam peliputan dan penyiaran debat Calon Pilkada ini sudah sesuai dengan persyaratan dalam PKPU.

“Alasan dipersyaratan media Televisi karena memiliki ijin lengkap, di KPU disebutkan media Televisi dan ini juga karena berkenaan dengan Badget, “bebernya.

Herigen juga menyarankan kepada Media online yang mau meliput kegiatan tersebut untuk mengikuti live streaming Media Televisi yang telah dikontrak oleh KPU.

“Saran, karena Kita mengacu ke protokol kesehatan, karena kalau satu media online dikasih, akan menimbulkan banyak kecemburuan, karena debatnya melibatkan life streaming di TV yang sudah dikontrak, jadi bisa mengacu kesana, “ seru Herigen menyarankan media Online untuk ikut menyimak tayangan Media yang dikontrak tersebut.

Sebelumnya KPU maupun Bawaslu Kota Batam pada sosialisasi dengan awak media beberapa minggu yang lalu berjanji akan melibatkan media siber, cetak dan elektronik dalam peliputan kegiatan tahapan pemilu di Kota Batam namun nyatanya disaat debat Calon Walikota dan Wakilnya yang akan diselenggarakan pada Rabu (25/11/20) justru hanya satu media yang hanya dilibatkan dengan alasan anggaran yang terbatas dan aturan protokol kesehatan Covid19.

Pada pantauan dilapangan pada debat Kepala Daerah Calon Gubernur Kepri yang juga pernah dilaksanakan di Batam disalah satu Hotel ternama, media online dan cetak juga tidak diperkenankan masuk ruangan dan nampak puluhan wartawan hanya bisa menunggu diluar sampai debat tersebut usai.

 

Redaksi

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait