Pariwisata Terdampak Covid-19, Dosen Politeknik Saint Paul Sorong Bantu UMKM Transformasi Digital

TERDEPAN.CO.ID,PAPUA-Pariwisata Raja Ampat Papua masih butuh pemulihan semenjak Pandemik Covid-19 yang belumusai hingga kini. Sektor pariwisata masih lesu, pembatasan social distancing, penerapan protokol kesehatan terus diberlakukan bagi wisatawan domestic, namun keadaan Wisman yang berkunjung ke Rajaampat masih terbilang sedikit. Kondisi tersebut sangat berdampak bagi perekonomian di Kabupaten Raja Ampat. Pemilik homestay, penginapan, resort dan pemilik Speedboat, tempat diving masih merasakan dampak covid-19 dengan sepinya pengunjung yang tentunya berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat yang sangat merosot, akibat wabah covid-19.

Berangkat dari masalah ini Dosen Politeknik Saint Paul Sorong yang diketuai oleh Marcelinus Petrus Saptono, S.Kom, M.Cs, dan beranggotakan tiga dosen Ery Murniyasih, S.Kom., M.Kom, Luluk Suryani,S.Kom., M.MT, Raditya Faisal W., S.Kom., M.Kom, melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Kabupaten Raja Ampat untuk memberikan sosialisasi kepada pengelola pariwisata dan UMKM untuk melakukan inovasi transformasi digital bidang pariwisata.

Bacaan Lainnya

Kegiatan PKM yang dilakukan dari tanggal 29 November hingga 2 Desember 2020, di Kelurahan Bonkawir Kabupaten Raja Ampat ini dengan tujuan memberikan pelatihan kepada masyarakat UMKM bagaimana melakukan promosi digital melalui website gotriprajaampat.com dan media sosial.

Website dikhususkan untuk membantu UMKM Pariwisata di Rajaampat untuk promosi wisata, penginapan, resort, homestay, diving, speedboat, produk local maupun informasi-informasi penting lain. Bahkan masyarakat dapat mempromosikan produk lokal seperti noken atau produk lain yang dimilikinya. Keunggulan website ini bagi wisatawan mudah mengaksesnya melalui smartphone android.  Peta dan lokasi yang didukung google maps lengkap dan menarik ditampilkan dalam informasi website ini agar lokasi destinasi wisata mudah diketahui oleh wisatawan.

“Ide ini muncul dari menurunnya perekonomian Indonesia di bidang pariwisata akibat pandemi Covid-19 yang terjadi sekarang,” kata Marcelinus Petrus Saptono, S.Kom, M.Cs selaku Ketua Program Pengabdian kepada Masyarkat skema UKM Indonesia Bangkit tahun 2020.

Ia menjelaskan, kegiatan ini didukung oleh Kementrian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional. Dalam upaya membangkitkan perekonomian pariwisata masyarakat Kabupaten Raja Ampat.

“Strategi melakukan promosi-promosi online adalah salah satu upaya UMKM melakukan transformasi digital. Upaya ini dilakukan agar perekonomian masyarakat segera pulih,”terangnya.

Menurutnya, diera digital pengelola wisata (UMKM) harus bisa menggunakan media digital seperti website,  social media, online advertising, email direct marketing, forum discussion, mobile applications untuk melakukan terobosan-terobasan agar sektor pariwisata tidak terhenti oleh akibat covid-19.

“Bapak Robert Ambumi yang memiliki Kenzo Homestay dari kampung Yenbuba Distrik Meos Mansar mengucapkan terima kasih kepada tim PKM akan adanya website gotriprajaampat.com ini, Berharap dengan adanya informasi dan kegiatan ini nantinya homestay dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas terutama wisatawan domestik maupun mancanegara.

Promosi-promosi melalui media digital memang memiliki kelebihan lebih efektif dibandingkan dengan cara konvensional. Wisatawan akan lebih cepat mengetahui informasi-informasi menarik, pemandangan indah, fasilitas resort,homestay, diving, dan informasi lain, bahkan informasi-informasi yang up to date, atau keunikan suata budaya setempat sehingga wisatawan lebih tertarik untuk berkunjung, “lanjutnya.

Dirinya menegaskan, media website, dan media digital media sosial relatif lebih murah, lebih informatif, dan menarik.

“UMKM atau pun pengelola wisata lebih mudah melakukan pemuktahiran informasi kapan saja. Bagi wisatawan pun dengan mengakses internet dapat mengetahui informasi destinasi wisata dengan mudah, murah, cepat dan kredibel,”tuturnya.

Dalam keterangannya, Marcelinus menjelaskan, website dan media sosial sangat efektif untuk menyebarluaskan informasi terkait potensi dan keunggulan pariwisata di suatu daerah seperti potensi wisata raja ampat yang sudah dikenal dunia.

“Transformasi digital dari cara konvensional beralih ke media digital tentu tidak lah mudah bagi masyarakat awam, oleh karena itu pemerintah daerah dan pihak terkait harus memanfaatkan peluang era digital ini untuk melakukan lompatan digitalisasi sektor pariwisata,”tutupnya.

 

Pewarta : Afif Prasetyo Aji

Editor: IKA

#RajaAmpat

 

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait