Pelayanan BRI di Batam Masih Buruk, Nasabah Keluhkan Langganan Rusaknya Mesin ATM

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Ditengah warga kesulitan menghadapi pandemik Covid19, pelayanan BRI di Kota Batam terbilang masih buruk dan mengecewakan para nasabahnya.

Buruknya pelayanan BRI ini terkhusus pada pelayanan Galery ATM yang sering mengalami macet dan rusak sehingga para nasabah harus menelan rasa kecewa yang berulang.

Bacaan Lainnya

Petugas saat Diketahui Galery ATM langganan rusak ada di seputaran Batam Centre seperti ATM Galery di Kantor Cabang BRI Botania, Pasar Botania dan Mustafa Plaza.

Rusaknya ATM Galery ini sebenarnya tidak hanya berlangsung pada saat adanya wabah pandemi Covid19 yang dirasakan oleh warga Kota Batam menggunakan ATM BRI dalam melakukan transaksi, namun hal ini sudah terjadi ditahun- tahun sebelumnya, terkhusus disaat hari libur, Minggu dan hari-hari besar lainnya bahkan disaat hari kerja.

“ Kalau disini mah sudah jadi langganan, rusak melulu, diperbaiki tapi ya rusak lagi, harusnya mesinnya yang diganti kalau sudah tidak bisa dipakai, Kita mah bingung, tapi mau gimana lagi, yang jelas untung-untungan kalau tidak rusak, “ jelas Teteh.

Saat dikonfirmasi kepada petugas Security yang bertugas, alasan klasikpun sering dilontarkan, bahwa keadaan rusaknya ATM sudah bukan barang baru dan Merekapun para petugas Security yang jadi sasaran kemarahan pelanggan, seolah hanya bisa pasrah dan berusaha menenangkan amarah para nasabah, yang kebingungan dengan alasan Mesin rusak tidak bisa digunakan, kartu ATM tertelan atau bahkan uang sudah dilakukan transaksi namun tidak bisa ditarik.

Untuk pengurusan kembalinya uang yang tidak bisa ditarik di mesin ATM, karena kerusakan mesin yang error pun masih sangat menyulitkan nasabah. Mereka harus menunggu dalam waktu yang tidak pendek yakni minimal sesuai dengan aturan Mereka adalah 10 hari kerja dengan catatan harus membuat laporan terlebih dahulu.

Jikalau Kartu ATM tertelan di Mesin, maka nasabahpun tidak mudah untuk mendapatkan kembali Kartu ATM. Mereka harus mengurus ke Kantor Cabang dimana pertama membuatnya dengan meluangkan waktu dan antri untuk mendapatkan giliran, yang tak jarang harus menunggu seharian, padahal tak sedikit para nasabah yang mengeluh harus kerja dan ijin yang sulit dari pimpinan tempatnya bekerja.

Tak hanya itu, disaat pandemi ini, para pengguna Kartu ATM BRI yang sedang apes, karena mesin yang hampir saban hari atau minggu rusak ini, harus kebingungan karena uang kembalian yang lama, sedangkan uang tersebut hendak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak bisa menunggu lama atau bahkan uang tersebut akan digunakan untuk membayar cicilan atau biaya untuk berobat.

Dilain sisi, pengakuan dari Pegawai BRI setali tiga uang dengan keluhan para nasabah yang apes tadi, Mereka juga sering kena marah Ibu-ibu karena uangnya yang tidak bisa ditarik, atau Mesin ATM yang tidak bisa digunakan untuk transaksi, padahal Mereka harus mengirim anaknya yang jauh di Pulau seberang atau bahkan sekedar untuk mengirim saudaranya yang Sakit.

“ Mohon maaf, Kami juga tidak bisa bicara banyak, Kamipun juga sering kena marah Ibu-ibu atau Bapak-bapak, tapi Kami maklum karena Mereka merasa sedang kesulitan, “terang Kasir yang tak mau disebut nama.

Berbeda dengan Kepala Cabang BRI Botania, Adrian yang menyampaikan bahwa ATM Galery yang bertanggungjawab adalah pihak ketiga dan sudah melakukan koordinasi untuk dilakukan perbaikan.

“ Ini yang mengerjakan pihak ketiga, dan Kami sudah koordinasi untuk memperbaikinya, “terangnya beberapa bulan yang lalu kepada TERDEPAN dikantornya.

Pengakuan dilapangan pada pegawai teknisi Mesin Galery ATM pihak ke 3 BRI Cabang Batam Centre di Pasar Botani saat dijumpai TERDEPAN sedang memperbaiki mesin yang rusak menyampaikan, rusaknya mesin tersebut sudah biasa karena ada jaringan yang error. Dirinya juga mengakui kadang Mesin ATM bisa rusak tiap hari, seminggu sekali dan bahkan juga lama tidak rusak.

“ Ya begitulah mesin ATM karena sering digunakan, tidak selamanya rusak, walau kadang tiap hari juga pernah rusak kadang bisa seminggu sekali atau ada yang sebulan sekali. Ini lagi diperbaiki, “terangnya tanpa memberikan penjelasan rinci, Rabu (02/12/20).

Namun sayang pernyataan Kepala Cabang Adrian akan diperbaikinya mesin ATM yang selalu bikin resah penggunanya masih saja ditemui. Dari pantauan TERDEPAN dilapangan, Mesin Galery ATM di pasar Botania ini belum bisa dikatakan aman untuk bertransaksi, karena masih saja membikin gusar dan was-was, karena tidak bisa digunakan dan justru merugikan waktu dan menambah sulitnya keadaan, apabila uangpun harus tertelan dan menunggu kembalian uang yang lewat sepekan.

Diketahui BRI Cabang Batam Centre dalam mengoperasikan mesin Galery ATM bekerjasama dengan pihak ke 3 yakni PT.Swadaya Sarana Informatika (SSI).

Harapan Nasabah BRI, tentunya dengan adanya unggahan berita ini, kedepannya BRI bisa melayani masyarakat lebih professional seperti mottonya “ Melayani Setulus Hati”.

“ Harapan Kami nasabah BRI, jangan cuman diperbaiki tapi rusak lagi dan lagi, yang tentunya merugikan nasabah dalam hal waktu dan lain-lain, tapi juga menghambat dalam bertransaksi, aplagi dalam keadaan mayarakat sedang menghadapi kesulitan menghadapi Covid19, setidaknya berikan pelayanan kepada nasabah sesuai mottonya yaitu “Melayani Setulus Hati “seru Nasabah.

Redaksi

 

TERDEPAN TV

Pos terkait