TERDEPAN.CO.ID,BEKASI – Aksi mogok berjualan yang dilakukan oleh para pedagang daging, berdampak kepada para pedagang bakso. Mereka tidak bisa berjualan, karena salah satu bahan pokok untuk pembuatan bakso, yaitu daging.
Para pedagang daging dan ayam potong yang berada di Pasar Cikarang, Kecamatan Cikarang Utara,Kabupaten Bekasi ,Jawa Barat,melakukan aksi mogok jualan mulai, Rabu (20/01/2021) ini. Aksi ini akan berlansung selama tiga hari sampai Jumat (22/01/2021).
Salah satu Pedagang daging Pasar Cikarang, Kardimin (56) mengungkapkan bahwa aksi mogok ini, sebagai bentuk protes atas tingginya harga daging.
“Mewakili pedagang daging lokal dan impor se-Kabupaten Bekasi,kami kompak hari ini mogok berdagang selama tiga hari. Ini kami lakukan karena semakin tingginya harga daging lokal dan impor dari peternak dari Jawa tengah dan Jawa timur” ujar Kardimin.
Tim Terdepan mencoba konfirmasi kepada Muchlis Kepala Dinas Perdagangan Pemkab Bekasi , pihaknya sudah mengetahui informasi tersebut dan segera perintahkan kepada Kabid Pasar.
“Informasi yang saya dapat pedagang daging,hasil siliasi mereka untuk pedagang-pedagang tidak berdagang ,semacam demo mogok dagang . Himbauan pedagang daging sapi dari asosiasi nya itu informasi yang saya dapat,saya perintahkan kabid pasar cek kelapangan melalui kepala UPTD”ucap nya Muchlis kepada tim terdepan melalui telpon selular. Rabu malam (21/01/2021)
Masih kata Muchlis,mengatakan dirinya sudah dihubungi oleh pihak intel polres . Jadi upaya-upaya yang kita lakukan untuk dicek .
“Ternyata dilapangan dipasar-pasar masih ada pedagang yang berjualan,kita pastikan pertama jangan sampai ada swiping-swiping orang-orang tertentu yang masih berdagang malah diganggu . Mereka juga harus berkoordinasi dengan aparat setempat atau kepala UPTD yang ada di pasar ,jika nanti berlarut-larut misalnya mogok tidak stabil dan sebagainya kita cova melaporkan ke pimpinan.
Ini menyangkut provinsi jawa barat dan jabodetabek apakah nanti kita ada intervensi-intervensi pemerintah operasi pasar murah misalnya,terus terang saya juga belum lihat anggaran nya”pungkasnya.
Reporter : Ardi Priana
#KepalaDinasPerdaganganKab.Bekasi







