Gerakan Bersama Rakyat Datangi KPK & Memberi Karangan Bunga

TERDEPAN.CO.ID,JAKARTA – Masa dari Gerakan Bersama Rakyat (GEBRAK) mendatangi gedung KPK pada pada Senin, 25 Januari 2021 Jam 13.30 WIB.

Masa aksi yang dipimpin oleh korlap Bahar menuntut agar KPK segera memeriksa Ketua DPR-RI Puan Maharani dalam kasus bantuan sosial pun mencuat namanya, atas dugaan keterlibatan mengambil hak dan kewajiban rakyat.

Bacaan Lainnya

“Kami datang kesini karena ada alasan, yang pertama KPK harus segera memeriksa Ketua DPR-RI Puan Maharani atas dugaan  keterlibatan dana bansos beserta kroninya,” kata Bahar.

“Dana Bansos yang seharusnya diperuntukkan untuk membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19 telah dirampok secara berjamaah,” tambahnya.

Bahar juga berpendapat, mendorong KPK mengusus tuntas dugaan keterlibatan Puan Maharani dalam kasus bantuan sosial.

“Kami percaya bahwa KPK dibawah kepemimpinan Firli Bahuri, koruptor siap dibasmi,”serunya.

Kami mendukung KPK sepenuhnya agar kasus yang merugikan Rakyat Indonesia di usus tuntas siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut, “Bahwa Gerakan kami, gerakan sosial betul, atas nama rakyat kawan-kawan,” tuntasnya.

Berikut pernyataan sikap dan hasil kajian dari Gerakan Bersama Rakyat (GEBRAK).

  1. Menuntut agar Juliari Batubara segera dihukum mati karena telah melakukan Korupsi Dana Sosial.
  2. Meminta KPK RI segara mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam kasus Korupsi Dana Bantuan Sosial tersebut.
  3. KPK RI harus segera memeriksa Puan Maharani yang namanya diduga disebut dalam kasus Korupsi Dana Bantuan Sosial.

Reporter : Iqmal Santani

Editor : IKA

#KPK

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait