TERDEPAN.CO.ID,BATAM– Ditengah lesunya pariwisata akibat pandemi Covid19 yang belum berakhir di Kota Batam, tempat-tempat obyek pariwisata masih ditemukan adanya pelanggaran prokes yang tidak sejalan dengan program pemerintah. Hal ini dijumpai di Pasifik Hotel Batam khususnya diarena gelanggang permainan (GELPER).
Gedung Pasifik Hotel yang menjadi ikonik Pariwisata Kota Batam, karena kemegahan dan keindahan akan struktur bangunan yang menyerupai Kapal raksasa yang berlabuh ditengah daratan Kota Batam sendiri, merupakan suatu kebanggaan bagi Pemerintah Kota Batam sebagai destinasi pariwisata yang eksotis untuk menginap dan berswa foto sekaligus menikmati fasilitas didalamnya termasuk Gelper dan permainan Bola Pimpong yang ada didalamnya.
Namun sayang, keberadaan dalam kegiatan tersebut seolah lepas pengawasan dari pengelolanya untuk melakukan penerapan protokol kesehatan yang benar, sehingga bisa dimungkinkan akan menjadi klaster penularan virus Corona yang membahayakan, bahkan bisa mematikan, apalagi tempatnya yang minim dengan pencahayaan dan ventilasi udara yang sehat.
Tak hanya itu, Pasifik Hotel yang berada di Batu Ampar ini juga masuk dalam kalender Lunar Dinas Pariwisata yang seharusnya bisa memberikan contoh yang baik kepada tempat pariwisata yang lainnya dalam hal penerapan protokol kesehatan, karena penularan dan pencegahan Covid19 ini menjadi atensi Pemda Kota Batam serta pusat dan dunia (WHO), tapi kenyataannya justru penerapan dan pengawasan prokes yang terjadi terkesan asal-asalan dan menyepelekan.
Kadispar Kota Batam, Hardi Winata dalam keterangannya, akan menurunkan timnya untuk penerapan protokol kesehatan.
“Akan kita turunkan Tim utuk penerapan protkesnya,”jelasnya.
Ia menegaskan, sampai saat ini timnya telah aktif melakukan pengawasan terhadap obyek pariwisata.
“Secara tim kita aktif melakukan pengawsan terhadap obyek pariwiaata,”Tutupnya.
Diketahui sebelumnya dalam pantauan TERDEPAN, diarea tersebut para pemain Gelper hampir secara keseluruhannya tidak menggunakan Masker yang benar bahkan sebagian tidak menggunakan sama sekali dan tidak mengatur jarak dengan suasana yang gelap dan pengap yang diindikasikan bisa memudahkan penularan covid19.
Hingga berita ini diunggah, dari pihak pengelola Hotel belum memberikan klarifikasi dan enggan menjawab telepon dan sms konfirmasi tim TERDEPAN.
Redaksi
#PasifikHotelBatam







