TERDEPAN.CO.ID,TANJUNGPINANG- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang selenggarakan Workshop Perfilman di aula serba guna Hotel Nite and Day, Rabu (31/3).
Sebanyak 30 insan kreatif dan komunitas dari sektor film, animasi, video di Kota Tanjungpinang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Workshop tersebut, resmi dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Samsudi, dihadiri Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Tamrin Dahlan dan Kepala Dinas Kominfo, Ruli Friady.
Samsudi mengatakan pandemi Covid-19 memang membawa dampak di segala sektor, termasuk industri perfilman, kegiatan operasional dan produksi film harus dihentikan dan membuat industry perfilman lumpuh. Namun menurutnya, disinilah kreativitas kreator film dituntun agar tetap bisa menghasilkan sebuah karya film yang mempuni dengan mengalihkan pola produksi yang rensponsif melalui platform-platform digital untuk penayangan hasil karya filmya seperti, Netflix, Viu, Video, YouTube, Facebook, dan Instagram.
“Para sineas harus kreatif, jangan kalah dengan corona. Insan kreatif harus jadi pemenang. Hasilkan sebuah tayangan yang layak di tonton dan bisa diakses dimanapun dengan koneksi internet. Sehingga menjadikan popularitas sebuah film itu meningkat” ujarnya.
Melalui workshop ini, Samsudi berharap dapat membangkitkan semangat sineas/konten kreator yang ada di kota Tanjungpinang, sehingga dapat menghasilkan karya-karya film yang edukatif dan berbudaya, dengan tidak melupakan unsur pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kepada peserta, saya minta ikuti workshop ini dengan ikhlas dan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan nanti, ada film-film yang diproduksi oleh insan kreatif Tanjungpinang” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Ratna menjelaskan kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (31/3) hingga Jumat (2/4), di aula serba guna Hotel Nite and Day Tanjungpinang.
Selama kegiatan, peserta akan diberikan materi dari narasumber yang berasal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Mereka adalah, Ensadi Joko Santoso dan Embie C. Noer. Peserta akan diberikan materi terkait teknik penyutradaraan dan penulisan naskah atau script writer.
“Sehingga para insan kreatif dapat menghasilkan sebuah karya film yang baik dan layak di tonton. Selain itu, memberikan peluang para sineas atau konten kreator untuk meng-create networking antar mereka agar sektor ekonomi kreatif di kota Tanjungpinang semakin berkembang” pungkasnya.
Reporter : Randi Rizky Kurniawan
#Workshop #film #Contentcreator







