Tambang Pasir Beroperasi Pendapatan Masyarakat Teluk Terancam

TERDEPAN.CO.ID,LINGGA- Semenjak tambang pasir beroperasi pendapatan hasil melaut masyarakat Desa Teluk terancam menipis bahkan hilang. Lebih dari setengah masyarakat bergantung pada hasil melaut (nelayan) di Desa Teluk, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga.

Salah satu masyarakat Desa Teluk yang merupakan pelaut(nelayan) berinisial M 38 tahun menyatakan bahwa ia sangat khawatir pendapatannya yang biasanya 4.800.000 permalam tak bisa di dapatinya lagi, (4/4/21).

Bacaan Lainnya

“Saya khawatir jika tambang di Desa kami ini beroperasi, ya imbasnya ke kami para nelayan, ketika hasil tangkapan kami hilang maka kami tidak bisa bekerja dan menafkahi keluarga kami,”pungkasnya.

Kelong ( rumah tangkap ikan) masyarakat Desa Teluk terlihat dan dipekirakan hanya berjarak 200-500  meter dari pinggiran pantai lokasi pertambangan PT Bintan Batam Pratama yang sudah mulai membangun persiapan pertambangan.

Saat Tim TERDEPAN hendak menjumpai Direksi PT Bintan Batam Pratama yang bersangkutan tidak ada ditempat.

Reporter : Trimo Saparino

Editor : IKA

#PTBintanBatamPratama

 

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait