TERDEPAN.CO.ID,TANJUNGPINANG-Pemerintah Kota Tanjungpinang, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang selenggarakan kegiatan Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2021 berbasis pemberdayaan masyarakat di Aula SMPN 4 Tanjungpinang, Kamis (8/4).
Wali Kota tanjungpinang, Rahma dalam sambutannya mengungkapkan, dilaksanakanya kegiatan ini bertujuan untuk pemanfaatan teknologi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan tidak merusak lingkungan namun tetap dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat secara mudah, dan menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan lingkungan.
“Dengan program yang berbasis pemberdayaan masyarakat, akan menjadikan masyarakat semakin berdaya guna, mandiri dan secara swadaya mampu meningkatkan kualitas kehidupannya sehingga tingkat kemiskinan di Kota Tanjungpinang diharapkan dapat menurun dari waktu ke waktu” ungkap Rahma.
Ketika diwawancarai oleh awak media, Ia menambahkan lomba inovasi teknologi tepat guna, semangatnya adalah untuk bagaimana agar bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada masyarakat yang bisa diproduksi secara massal. Menurutnya setiap peserta yang bertanding masing-masing punya keahlian dan manfaat.
“Sebenarnya hari ini terlepas dari dia terbaik atau tidak, apa mereka tampil itu semua sudah bisa dimanfaatkan contoh tadi ada penangkap nyamuk, hand sanitizer, dan lain sebagainya. Sebenarnya ini semua sudah punya nilai tambah, tinggal bagaimana mereka memolesnya sehingga bisa lebih maksimal lagi, tentunya harus harus kita bantulah untuk fasilitasi” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi karya dan inovasi yang di buat oleh peserta yang berasal dari mahasiswa-mahasiswi, siswa dari SD SMP, kelompok ibu-ibu dan juga dari bank sampah.
“tentu saya sebagai walikota bersama dinas saya terus berupaya bagaimana pemanfaatan teknologi ini bisa membantu mengurangi atau mengurai sesuatu menjadi nilai tambah, menjadi bernilai ekonomis maupun menjadi alat bantu untuk memudahkan rumah tangga atau mungkin lebih baik lagi bisa lebih besar. Ada juga tadi limbah sampah yang endingnya itu jadi paving blok , itu kan sesuatu yang luar biasa, ternyata limbah sampah bisa punya manfaat yang lebih baik, bahkan bisa punya nilai ekonomis. Jadi semua punya sesuatu yang tidak terpikirkan oleh kita, dengan teknologi yang gak usah repot-repot yang bahan pembuatannya ada di sekeliling kita, ini tinggal bagaimana itu inovasi bisa meraciknya menjadi sesuatu yang bisa bermanfaat” ujarnya.
Rahma mengatakan untuk mendukung kegiatan inovasi teknologi tepat guna yang dilakukan masyarakat, pemerintah Kota Tanjungpinang memiliki Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) di setiap kecamatan..
“Kita punya Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi). Mudah mudahan kegiatan ini bermanfaat tidak hanya yang mengikuti tapi juga dapat dirasakan masyarakat” katanya.
Senada dengan Walikota, Kepala DP3APM Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan kegiatan Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) bertujuan untuk mendorong tumbuhnya kreativitas dan inovasi dibidang teknologi di masyarakat
“Lomba ini untuk mendorong tumbuhnya kreativitas dan inovasi di bidang teknologi tepat guna” ujarnya.
Jumlah peserta yang mengikuti lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ini berjumlah 8 peserta yang terdiri dari utusan Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, SMP D Green Camp, SMK Negeri 3, UMRAH, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMP Negeri 7 dan Kelurahan Kampung Bugis, dengan total 15 Teknologi tepat guna.
Total hadiah keseluruhan dari kegiatan ini adalah sebesar Rp. 35.500.000 rupiah. Bagi pemenang juara I akan mendapatkan uang tunai sebesar 10 jt rupiah, Juara II sebesar 7 Jt, dan 6 jt untuk Juara III. Dan bagi Juara Harapan I mendapatkan 5Jt, serta uang pembinaan Non Pemenang mendapat uang tunai 500rb untuk setiap Grup..
Reporter : Randi Rizky Kurniawan
#TTG







