Komisi I Soroti Banyaknya Jumlah Honorer di Lingkungan Pemko Batam

  • Whatsapp

TERDEPAN.CO.ID,BATAM– Komisi I DPRD Kota Batam menyoroti banyaknya jumlah tenaga honorer di lingkungan Pemeritah Kota Batam.

Anggota Komisi I, Utusan Sarumaha dengan tegas meminta seluruh OPD mengkaji kembali jumlah tenaga honorer di lingkungannya masing-masing karena dinilai dengan banyaknya tenaga honorer tersebut, tentu akan membebani APBD Kota Batam.

Bacaan Lainnya

”Untuk gaji tenaga administrasi ada yang Rp 2,5 juta, ada juga yang Rp 3 juta. Dan kalau dihitung sesuai UMK, jebol APBD kita,” katanya.

Untuk itu, ia meminta seluruh OPD melakukan pengkajian kebutuhan analisis jabatan kerja masing-masing OPD. Sebab, saat ini belum ada aturan hukum yang mengatur secara jelas bagaimana perekrutan maupun persyaratan untuk jadi tenaga
honorer.

Selama ini, tenaga hanya melakukan perekrutan melalui perjanjian kerja dengan seluruh OPD dan langsung dibawah kepala dinas.

Apalagi dalam waktu dekat, Pemko Batam juga mendapat penambahan 2 ribu lebih kuota formasi PPPK pada tahun ini. Sehingga, kuota pegawai akan bertambah namun kuota honorer tidak berkurang.

”PPPK ini ada yang digaji daerah, ada yang oleh pusat. PPPK ini lebih sejahtera. Gaji yang diperoleh lebih besar, karena dapat tunjangan,” imbuhnya.

Diketahui Pemko Batam mempekerjakan sedikitnya 6.437 tenaga honorer untuk mendukung jalannya system pemerintahan.

Keberadaan honorer itu mayoritas bekerja di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam.

Untuk saat ini, tenaga honorer pendidikan SMA digaji Rp 2.950.000 per bulan, pendidikan D1 dan D3 sebesar Rp 3.000.000 per bulan, dan pendidikan S1 dan S2 sebesar Rp. 3.150.000 ribu per bulannya,”tutup, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, Hasnah. (*)

Editor : IKA

#DPRDBatam #PemkoBatam

 

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait