Penjual Cendol Mengaku Belum Merdeka Secara Ekonomi

Pak De Penjual Cendol

TERDEPAN.CO.ID,BATAM– Sungguh sedih nasib penjual Cendol ini. Seharian dagangannya tak ada satupun laku. Niatnya mendapatkan untung banyak saat masyarakat Kota Batam merayakan peringatan HUT RI ke 76 di Dataran Engku Putri, justru tidak ada satupun pembeli hingga upacara peringatan HUT RI ke 76 usai.

Saat dijumpai Tim TERDEPAN didepan pintu masuk gerbang Alun-alun Dataran Engku Putri, pria paruhbaya yang biasa disapa pak De itu nampak sedih dan bingung karena dagangannya belum laku apalagi hujan turun.

Bacaan Lainnya

Nasib baik masih menjumpainya, seketika ada panggilan dari arah pagar gerbang untuk membuatkan satu gelas Cendol seharga Rp. 5.000 per gelasnya.

Pak De bertutur, semenjak adanya Covid dagangannya selalu sepi yang biasanya bisa terjual 100 gelas kini seharian hanya mampu menjual 30 gelas, itupun Ia harus berjalan hingga berkilo-kilo jauhnya, dari pagi hingga sore hari.

Namun walaupun pendapatannya yang tak menentu dan menurun, Dirinya masih tetap semangat untuk menjajakan dagangannya dengan berharap rejeki dan nasibnya berubah untuk menyambung kerasnya hidup di Kota Batam sebagai perantauan dari daerah asalnya kota Cirebon.

Pak De juga merasakan bangga hingga saat ini diusianya yang sudah tua bisa menikmati pembangunan, namun Dirinya juga merasa tak sepenuhnya merdeka secara ekonomi karena masih sulitnya mencari mata pencarian yang pasti.

Ia hanya berharap kepada pemerintah Daerah Kota Batam dan pejabat terkait, agar memikirkan nasib para kaum kecil agar mudah mencari rejeki.

“ Kami merasa belum merdeka secara utuh, karena mencari ekonomi masih sangat sulit. Saya berharap Pemerintah Daerah bisa memberikan solusi kepada kaum kecil seperti kami agar bisa mudah mendapatkan rejeki yang lebih baik, “ungkapnya berharap.

Diketahui hari ini adalah hari peringatan HUT RI ke 76 yang jatuh pada selasa (17/08/21).

Redaksi

#PenjualCendol #PemkoBatam

TERDEPAN TV

Pos terkait