TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Akibat tekanan gas berkurang pembangkit listrik milik Bright PLN Batam mengalami penurunan daya mengakibatkan disebagian wilayah Batam mengalami pemadaman, Bright PLN Batam meminta maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak.
Akibat kejadian tersebut, Vice President of Public Relation Bright PLN Batam Bukti Panggabean menjelaskan sistem kelistrikan di Batam mengalami defisit kurang lebih ± 23 MW dan sampai saat dikeluarkannya release ini, informasi penyebab turunnya tekanan gas tersebut belum diketahui secara resmi.
“Hal ini menyebabkan sistem kelistrikan di Batam mengalami defisit kurang lebih ± 23 MW, dan sampai dengan dikeluarkannya release ini, informasi penyebab turunnya pressure gas tersebut belum kami terima secara resmi” ucapnya Kamis (23/09/21).
Upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimalkan pemadaman diantaranya, perintah siaga untuk seluruh pembangkit tetap beroperasi dalam kondisi emergency, serta tambahan daya excess power dari beberapa captive power.
Ia juga menghimbau kepada pelanggan untuk menghemat pemakaian energi listrik dan mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir banyaknya wilayah yang terkena padam.
“Kita berharap semoga penormalan pressure gas dapat segera diatasi”. tutup Bukti Panggabean.
Redaksi







