Perkembangan Sepak Bola Putri di Trenggalek Masih Dikelola Secara Swadaya Sejak 2018

Suasana Latihan Sepak Bola Putri

TERDEPAN.CO.ID,TRENGGALEK –  Sepak Bola Putri mulai dikenalkan di Kabupaten Trenggalek dari hasil pengenalan mendapatkan respon cukup baik, hal ini dibuktikan sebanyak 48 remaja  perempuan berlatih bersama di Stadion Menak Sopal Minggu (10/10/21) di prakarsai oleh TIM Mercusuar.

Pelatih Tim Mercusuar Trenggalek Ferry Budi Santoso menjelaskan, skuad ini sudah berdiri sejak tahun 2018 secara swadaya tanpa sokongan dana dari pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

“Sejak ada klub papan atas indonesia punya sepak bola putri animonya sangat bagus, tak terkecuali di Trenggalek,” jelasnya.

Ferry mengungkapkan, peluang sepak bola putri saat ini terbuka sangat lebar karena persaingan pemain masih belum terlalu ketat. Selain itu, dirinya menginginkan putra daerah asal Bumi Menak Sopal mampu menunjukkan prestasi.

“Alhamdulillah jebolan dari Tim Mercusuar Sudah ada yang masuk di skuad Persebaya Surabaya Putri,” ungkapnya.

Ferry menuturkan, dalam waktu dekat Tim Mercusuar akan mengikuti turnamen di Kediri hal ini menjadi momentum mengasah kwalitas dan mental para pemain.

“Turnamen ini sangat bagus, walau digelar secara terbatas,”terangnya.

Pria yang berprofesi sebagai guru di SMAN 1 Karangan ini menambahkan, persiapan turnamen ini lebih fokus pada penempatan posisi pemain dan stamina.

“Dua point ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami, sebab banyak kendala dari pendanaan sehingga pemain kurang tercukupi secara asupan gizi,” imbuhnya.

Ferry berharap, pemerintah daerah memberikan dukungan agar pembinaan bisa berjalan lancar dari berbagai aspek. Pasalnya, untuk operasional Tim pemain dan jajaran pelatih harus iuran.

“Selain iuran dari para pemain, untuk menunjang operasional Tim masih mengandalkan donatur dari swasta. Itupun masih belum cukup,” tutupnya.

Reporter Dias Ahmad Farid

#PemkabTrenggalek  #PSSI

TERDEPAN TV

Pos terkait