TERDEPAN.CO.ID,LABUSEL– Puluhan Sapma IPK Labusel melakukan Aksi demo di Kantor Kajari Labuhanbatu Selatan Senin 17 januari 2022 sekitar pukul 10,00 Wib.
Tuntutan para pendemo dalam aksinya meminta dengan tegas Kajari mundur dari jabatannya karena dianggap tidak becus dalam menjalankan tugasnya.
Demo atau unjuk rasa yang dilakukan anak-anak Sapma IPK tersebut nyaris bentrok dengan sejumlah pihak keamanan Kajari disebabkan ada salah seorang personil tenaga Honor Kejari Labuhanbatu Selatan melontarkan kata-kata menantang dan mengancam.
“Sok sekali kau, awas kau nanti ya..?, kepada para pendemo, sehingga masa pendemo dari Sapma IPK terpancing emosinya dan merasa ditantang,sehingga para Anak Sapma IPK Labusel mengejar oknum honor tersebut sampai ke halaman belakang Kantor Kejari sehingga suasana Kantor Kejari Labuhanbatu selatan sempat ricuh dan tidak kondusif.
Beruntung petugas kepolisian dari Polsekta Kota pinang berhasil meredam dan menenangkan anak-anak Sapma IPK tersebut bisa dikendalikan.
Asep Munandar selaku ketua Sapma IPK Labusel dan Hanafi Siregar, Sekretaris Sapma IPK Labusel sekaligus bertindak selaku orator aksi dalam tuntutannya kepada Kajari Labuhanbatu Selatan diminta untuk mundur dari jabatannya karena tidak becus dalam menjalankan tugasnya selaku penegak Hukum.
“Pasalnya ada beberapa temuan dugaan kerugian negara sudah dilaporkan tetapi sampai saat ini belum ada tanda tanda tindak lanjutnya,”ungkapnya.
Menurutnya, mereka akan datang kembali dengan membawa massa yang lebih banyak lagi apa bila Kajari tidak proaktif dalam menegakkan supremasi hukum di kabupaten Labuhanbatu
Kasi intel J.Pandaingan, saat menerima puluhan massa Sapma IPK Labusel mengatakan, bahwa Kajari tidak bisa hadir karena ada acara kegiatan.
“Pak Kajari tidak bisa hadir karena masih ada giat vitkom,namun saya siap untuk mempertemukan dengam beliau tanggal 18 januari 2022 di jam yang sama,”terangnya.
Reporter : Kidi Nasution
Editor : IKA
#KajariLabusel







