TERDEPAN.CO.ID LABUSEL- Ibu Monic,Seorang Ibu Rumah tangga Warga Dusun Blok Songo Desa Sisumut kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan kepada TERDEPAN mengaku sudah dua pekan ini di kampungnya terjadi kelangkaan Minyak goreng,
“Sudah tiga hari saya masak makanan di dapur tidak pakai minyak goreng, saya masak makanan yang bisa di rebus saja Pak! padahal di kampung kami berdiri Pabrik Kelapa Sawit atau PKS Nubika Jaya yang bisa memproduksi minyak goring, “jelasnya dengan sedikit nada kecewa.
Harapan Ibu Monic, kiranya pemerintah secepatnya mampu mengatasi permasalahan kelangkaan minyak goring, jangan sampai berlarut-larut sehingga kami khususnya para ibu rumah tangga dan para pedagang gorengan kaki lima bisa Susah nantinya,”terangnya.
Adanya kejadian tersebut, TERDEPAN melakukan penelusuran disejumlah Grosir sembako dan tokoh supermarket atau sejenisnya seperti Alfamart.
Berdasarkan, pengakuan salah seorang kariyawan Alfarmart Blok Songo Desa Sisumut Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan,Senin 7 Februari 2022 sekira Pukul 9,00 Wib, mengaku pasukan minyak goreng kurang begitu lancar tidak seperti biasanya.
“Kami pekerja Pak, tidak tau apa permasalahan kenapa pasokan minyak goreng di Alfamart, sudah satu bulan belum masuk, menurut biasanya minyak goreng tersebut masuk cuma 3 Duz atau sekitar 36 kg dengan harga penjualan Rp 28,000/ kg,”sebutnya.
Sementara , Ibu Kariadi, pemilik grosir sembako toko Laris Berkah yang berada di jalan Lintas Sumatra Blok Songo mengaku kasihan melihat para konsumen dan pelanggan.
“Saya mau belanja minyak goreng ke toko saya tidak ada, memang sudah satu minggu saya tidak dapat pasokan minyak goreng dari distributor atau sales minyak goreng langganan saya dan apakah karena alasan pemerintah mau menurunkan harga minyak goreng jadi para sales atau distributor menunggu kepastian harga dari pemerintah ini,”sebutnya.
Wagiyem, penjual lontong sarapan pagi, mengaku sangat susah mendapatkan minyak goreng.
“Sudah satu minggu mencari minyak goreng kesana kemari sangat sulit, terpaksa saya harus berangkat ke Kotapinang membeli minyak goreng, itupun kadang tidak ada,”ujarnya sambil tersenyum asam.
Jumino, Kepala Dusun Blok Songo menyampaikan, adanya kelangkaan minyak goreng ini di minta kepada Perusahan PKS, PT Nubika Jaya yang memproduksi minyak goreng agar peka dengan keadaan yang dialami masyarakat saat ini untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng. Disini saatnya PT Nubika Jaya yang berdiri di Dusun Blok Songo Desa Sisumut Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan bisa hadir di tengah-tengah masyarakat.
“Kita berharap PT Nubika Jaya yang memproduksi minyak goreng peka terhadap keadaan masyarakat dan bisa hadir menjawab keluh kesah masyarakat,”tutupnya.
Reporter Kidi Nasution Editor : Kidi #PTNubikaJaya #MinyakGorengLangka







