Cari Perhatian UNHCR, Pengungsi Afghanistan Gelar Aksi di DPRD Batam

Emigran Afganistan unjuk rasa di kantor DPRD Kota Batam

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Pengungsi Afghanistan kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Batam. Setelah sebelumnya aksi yang sama juga digelar didepan kantor Imigrasi Kelas I Batam dan dibubarkan oleh aparat karena tidak memiliki ijin kerumunan.

Disertai guyuran hujandemo dengan membawa kertas bertuliskan aspirasi mereka , para pengungsi terus menyuarakan keinginannya agar di dengar para wakil rakyat yang ada di gedung parlemen DPRD Kota Batam.

Bacaan Lainnya

Aksi dorong-dorongan sempat terjadi beberapa saat antara massa dengan Satpol PP yang menghalau mereka karena tak memiliki izin.

Dalam bentangan kertas karton berwarna putih berbagai tulisan tentang kerinduan akan keluarga di Afganistan hingga meminta dipindah ke Negara ketiga kepada media lokal untuk membantu menyuarakan aspirasinya agar di dengar negara tujuan mereka.

Petugas pun yang adatang berusaha membubarkan massa yang berunjuk rasa dan mengamankan alat peraga berupa spanduk dan pengeras suara.

Kericuhan baru mereda sekitar satu jam kemudian dan masing-masing kubu tampak saling menenangkan diri.

Kepala Satpol PP Batam, Reza Khadafi menerangkan, bahwa tindakan pembubaran aksi sudah sesuai dengan prosedur.

Selain itu, aksi ini juga dijelaskan tidak dilengkapi surat keterangan dari pihak kepolisian. “Sudah sesuai dengan prosedur. Dimana mereka tidak memiliki izin untuk melakukan aksi seperti ini,” kata Reza melalui telepon, Rabu (16/2/2022) malam.

Salah satu pendemo, rasyid mengungkapkan, kedatangan rekan-rekannya ke DPRD ingin agar suara mereka didengat pihak UNHCR melalui DPRD Kota Batam.

“Kami ke sini hanya ingin minta bantuan agar suiara kami didengar UNHCR . Kami ingin pulang atau dikirim ke Negara ketiga, “ungkapnya bersemangat yang diikuti rekan lainnya secara spontan.

Redaksi
#UNHCR
#DPRDBatam

TERDEPAN TV

Pos terkait