TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Bandara Hang Nadim Batam dan Pelabuhan diseluruh Kota Batam sudah memberlakukan penghapusan test antigen dan PCR bagi penumpang.
Hal tersebut menindaklanjuti keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan untuk meniadakan tes antigen atau PCR perjalanan domestik bagi yang sudah vaksinasi lengkap yang disampaikan dalam rapat terbatas evaluasi PPKM pada tanggal (07/03/22) yang lalu secara daring.
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuti Sirait dalam pesan tertulis menyampaikan, saat ini pemberlakukan penghapusan test PCR dan antigen bagi para penumpang udara dan laut yang ada di Kota Batam sudah diberlakukan mulai tanggal 9 Maret 2022 atau selama dua hari ini, paska pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Luhut Panjaitan.
“Sudah diberlakukan di Bandara Hang Nadim dan seluruh Pelabuhan,”terangnya, Kamis (10/03/22).
Tuti menyampaikan bahwa bagi para penumpang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukan hasil negative tes RT-PCR atau rapid test antigen.
Sedangkan yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.
“Bagi penumpang dibawah usia 6 tahun dapat melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, “pungkasnya.
Danru Avsec Bandara Hang Nadim Batam, Marusaha Silaban dalam wawancaranya mengatakan, saat ini selain sudah diberlakukan penghapusan test PCR dan Antigen bagi penumpang udara yang sudah vaksin lengkap, namun petugas di Bandara juga menyiapkan tempat test PCR dan Antigen bagi para penumpang yang belum melakukan vaksin lengkap.
“Kami mengontrol dan mengecek kelengkapan para penumpang melalui aplikasi peduli lindungi dan bagi para penumpang yang belum melakukan vaksin lengkap, kami akan mengarahkan ke ruangan KKP untuk dilakukan test PCR atau antigen,”tuturnya.
Menurutnya, pemberlakukan penghapusan PCR dan Antigen masih belum nampak adanya peningkatan penumpang, namun dengan banyaknya informasi tentang aturan yang diberlakukan pemerintah diharapkan bisa berdampak terhadap peningkatan jumlah penumpang.
“kalau saat ini sejak diberlakukan penghapusan PCR dan antigen bagi penumpang yang sudah vaksin lengkap belum ada peningkatan jumlah penumpang,mungkin karena diluar sudah ada informasi kemungkinan kedepannya bisa ramai apalagi mau mendekati lebaran, “paparnya.
Dewi penumpang tujuan dari Medan mengaku tidak diminta menunjukan test antigen dan PCR karena sudah vaksin kedua.
Dirinya mengaku senang dengan kebijakan yang baru diberlakukan tersebut namun Ia berharap selain penghapusan PCR dan Antigen, protokol kesehatan tetap dijalankan.
“Saya senang sudah dihapuskan, tapi baiknya protokol kesehatan juga tetap dijalankan, “serunya.
Pantauan dilapangan aktifitas penumpang sudah mulai ada tanda kemajuan dibanding sebelumnya yang sepi penumpang.
Redaksi #PCRdihapus Antigendihapus #BandaraHangNadimBatam #BPBatam #LuhutPanjaitan







