TERDEPAN.CO.ID, Batam – Meskipun Lapangan Parkir Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal Batam Kepulauan Riau tampak masih basah setelah dilanda hujan sejak dini hari, namun sekitar 1,500 lebih warga Muhammadiyah dari berbagai tempat tampak tetap khusyuk melaksanakan Sholat Idul Fitri pada 1443 Hijriah ini, Senin (2/5/2022).

Pada tahapan pelaksanaan Sholat ‘Id yang berlangsung khidmat ini, Pimpinan Wilayah XXVII Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putra Muhammadiyah Kepulauan Riau yang menjadi panitia penyelenggara, menyampaikan tata cara sholat untuk mengingatkan kembali bagi yang lupa. Yang menjadi imam dan khatib pada Sholat ‘Id kali ini adalah Buya Risman Muchtar, SSos, I, MSi, Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Usai melaksanakan Sholat ‘Id berjama’ah, dalam khutbahnya Buya Risman menyampaikan bahwa manusia sebagai makhluk yang mengemban amanah khalifah harus mampu menjadikan Al Qur’an sebagai satu-satunya pedoman selama menjalani kehidupannya.
“Rahasia kunci sukses kita adalah dengan meningkatkan kualitas taqwa kepada Allah. Sebagai khalifah, manusia telah diberikan sebagian kewenangan Allah untuk menjadi pemimpin di muka bumi. Manusia diberi banyak kemuliaan, nikmat dan akal pikiran selama di dunia, maka manfaatkan semuanya sesuai dengan petunjuk pakainya, yaitu Al Qur’an,” ujarnya.

Risman juga menyebut, bangsa kita sudah mulai aman, pandemi Covid-19 mulai menurun menjadi endemi, namun tidak hanya musibah pandemi yang dihadapi bangsa Indonesia, musibah perpecahan juga terjadi belakangan ini.
“Umat Islam sudah terpolarisasi, maka momentum idul fitri ini diharapkan dapat menyatukan kembali tali silaturrahim. Allah perintahkan untuk menegakkan Islam dengan berjama’ah, jangan berselisih dan jangan berpecah belah. Seperti orang yang berpecah saja pun sudah diancam dengan azab yang besar,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batam Shobirun Khusnun menyampaikan harapan agar umat Islam tetap merapatkan barisan dalam persatuan yang kokoh. Setelah 2 tahun tidak bisa berkumpul bersama akibat pandemi Covid-19, maka pada pagi ini semua kebekuan dalam hal silaturrahim bisa dicairkan.

“Ke depan kita dapat membangun kebersamaan yang lebih baik. Khususnya pada masa belakangan ini, kita telah terpolarisasi, ada cebong, kampret, kadrun dan sebagainya. Harapan kita dengan dilaksanakannya Sholat ‘Id di seluruh Indonesia ini, bisa mempersatukan kembali umat islam yang telah terpolarisasi. Insya Allah kita bisa membangun bangsa ini menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.
Shobirun pun tak lupa menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah kepada seluruh umat Islam, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. (AS)
Editor : Andri Sofian







