TERDEPAN.CO.ID, KENDAL | Bupati Kendal melakukan kunjungan kerja dalam rangka peresmian dan penambahan mesin drayer PT Raberindo Pratama
Crumb Rubber Factory bertempat di Desa Campurejo Kecamatan Boja Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (7/6/2022).
Direktur utama PT Raberindo Pratama Paulus Hartanto mengaku senang atas kehadiran Bupati, karena sudah 20 tahun beroperasi tapi belum sempat diresmikan dan saat ini Bupati Kendal bisa meresmikan pabriknya.
“Kami saat ini melakukan pengadaan 2 mesin drayer baru sehingga bisa meningkatkan produksi dengan tujuan agar bisa meningkatkan devisa negara. Hal tersebut merupakan kebanggaan kami,” ujarnya.
Paulus menambahkan, PT Raberindo Pratama saat ini mempekerjakan karyawan sejumlah 80 orang yang berasal dari warga sekitar. Apabila musim panen, bisa bertambah hingga 150 orang. Karyawan juga dibekali dengan pengetahuan dan menjadi peserta BPJS kesehatan dan BPJS tenaga kerja.

“Penjualan kami keluar negeri di antaranya Pakistan, India, China dan Rusia. Untuk Rusia saat ini pemesanan mengalami penurunan karena terjadi perang. Target kami 159.000 ton perbulan dan semoga kehadiran bapak dapat menambah semangat kami dalam bekerja,” imbuhnya
Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan bahwa dirinya merasa surprise sekali karena pada kunjungannya ia diminta untuk meresmikan pabrik tersebut. Terkait BPJS Kesehatan, Dico menganjurkan agar semua perusahaan segera mendaftarkan karyawannya.
“Kalau mau berobat ke puskesmas atau rumah sakit tinggal bawa KTP saja dengan syarat masyarakat semua telah menjadi anggota BPJS kesehatan, untuk saat ini baru terdaftar 80 persen dan kita saat ini baru menyisir perusahaan-perusahaan mana yang belum didaftarkan ke BPJS kesehatan,” katanya.
Dico menyampaikan terima kasih atas kontribusi PT Raberindo Pratama terhadap pemerintah Kabupaten Kendal, dan tentunya juga telah memberikan devisa kepada negara.
“Kehadiran saya di sini bukan hanya sekedar silaturahmi tapi harapan saya di era saya semua pengusaha ini mau kita fasilitasi. Jadi pada prinsipnya kita ini pro investasi. Kalau ada kesulitan atau ada masalah apapun akan menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Kendal. Harapan kita pabrik ini bisa berkembang dan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi,” pungkasnya. (*Eko Prayogo)
Editor : Andri Sofian







