TERDEPAN.CO.ID, TANJUNGPINANG- Buaya berukuran lebih dari satu meter, terjerat pancing umpan daging yang dipasang Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) di sungai Kampung Kolong Enam, telah ditangkap warga Kecamatan Bintan timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala UPTD Damkar Bintan Timur Nurwendi, Senin (13/6/22) menyampaikan buaya tersebut diamankan pada pukul 14.00 WIB oleh warga setempat.
“Benar, seekor buaya diamankan warga, sekitar pukul 14.00 WIb,”kata Ia menyampaikan setelah diamankan, Buaya tersebut langsung diikat menggunakan tali dan mulut dilakban supaya tidak membahayakan warga sekitar.
Menurutnya, Buaya tersebut akan dilepaskan ke habitatnya karena penangkaran buaya di kawasan Lagoi, Bintan sudah penuh.

“Akan di lepas kembali ke habitatnya, mengingat tempat penangkaran buaya di kawasan Lagoi, Bintan sudah penuh. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk merawat seekor buaya cukup besar, karena hewan itu termasuk jenis karnivora atau pemakan daging, “terangnya.
“sebaiknya dilepas saja ke habitat aslinya, di laut atau di sungai. Bagaimanapun, hewan ini dilindungi dan tak boleh dibunuh, “ujar Nurwendi.
Ia menerangkan untuk bulan terakhir, Buaya muara kerap muncul di rawa-rawa hingga perairan sungai di wilayah Bintan. Bahkan buaya memangsa seorang siswi SMP hingga tewas di sungai bawah jembatan lintas barat, kilometer 16 pada akhir bulan April 2022.
Kondisi ini pun dikeluhkan banyak warga setempat, karena mereka juga khawatir jika sewaktu-waktu menjadi mangsa buaya, aplagi kemunculan satwa liar ini tak jauh dari pemukiman warga.
“Makanya ini pun dikeluhkan banyak warga setempat, karena mereka juga khawatir jika sewaktu-waktu menjadi mangsa buaya, apalagi kemunculan satwa liar ini tak jauh dari pemukiman warga.
“Makanya kita sarankan pihak-pihak terkait memasang papan peringatan bahaya buaya, guna menghindari konflik antara manusia dan hewan tersebut,” demikian Nurwendi. (*)
Editor : IKA
#Buayarawa
#LagoiBintan







