TERDEPAN.CO.ID,BATAM -Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batam melaksanakan kegiatan sholat Idul Adha di lapangan Tumenggung Abdul Jamal Batam, tepat pada tanggal 10 Dzulhijjah 1443H, Sabtu ( 9/07/ 2022) pagi dihari.
Dalam khutbah singkat, Dr. Amirsyah Tambunan menyampaikan, ada sedikit perbedaan waktu sholat Idul Adha yang diselenggarakan diberbagai negara, belahan dunia, terutama Arab Saudi, sedangkan di Indonesia ada dua waktu diselenggarakannya sholat Idul Adha yang jatuh hari ini dan esok hari yang diselenggarakan oleh Pemerintah.
Saya ingin menghimbau kepada kita semua umat islam, mari kita jadikan perbedaan ini sebagai sebuah iktibar untuk memperoleh hikmah, Allah dalam surat Al Baqarah
يُؤۡتِى الۡحِكۡمَةَ مَنۡ يَّشَآءُ ۚ وَمَنۡ يُّؤۡتَ الۡحِكۡمَةَ فَقَدۡ اُوۡتِىَ خَيۡرًا كَثِيۡرًا ؕ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّاۤ اُولُوا الۡاَلۡبَابِ
Yu’til Hikmata mai yashaaa’; wa mai yutal Hikmata faqad uutiya khairan kasiiraa; wa maa yazzakkaru illaaa ulul albaab
Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat,”terangnya.
Menurutnya, apa yang dimaksud dengan hikmah? adalah kepahaman yang mendalam terhadap ajaran agama Islam sehingga dia memperoleh kebaikan, banyak kebaikan-kebaikan yang diperoleh umat beragama.
Bukan sebaliknya justru mendatangkan keburukan seperti caci maki, fitnah dan adu domba, nauzubillah..oleh karena itu hikmah yang kita peroleh antara lain saling menghargai menghormati sehingga kita memperoleh kebaikan-kebaikan.
“Saya ingin menyampaikan pesan diakhir khutbah ini, yaitu persatuan dan kekompakan. Ini pesan penting dan kunci Muhammadiyah, umat dan bangsa mengahadapi ujian bersama. Perjuangan menghadapi ujian dan cobaan sehingga umat bangsa kita memperoleh kemenangan.”tuturnya.
Kita lihat berbagai negara ada yang collapse, ada yang konflik berkepanjangan saudara kita di negara Afganistan, sesama seiman beriman 50 tahun lebih tidak selesai konflik, hancur berantakan,”lanjutnya.
Ia mengajak seluruh umat bersatu dalam bingkai NKRI
“Lihat lah saudara ku ditengah banyaknya partai-partai, namun saya tidak ingin berpolitik dalam panggung ini, tapi saya ingin mengingatkan, jangan jadikan partai-partai yang eforia itu membuat umat berpecah, saya sering mengatakan kalau NKRI harga mati maka ukhuwah harga mati.
Dengan demikian pilihan pemimpin boleh banyak pilihan partai boleh banyak tapi ukhuwah harga mati, sebagai mana pesan kepada kita yaitu
واعتصموا بحبل الله جميعا ولاتفرقوا
Artinya, “Berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah dan jangan bercerai berai!” (QS Ali Imran: 103),”serunya.
Kalau kita bercerai berai maka kita akan hancur berantakan, sekarang tinggal bagaimana kompak mengahadapi tantangan, kembalilah kepada ajaran agama kita. tadi dari awal sudah mengingatkan perbedaan bukan perpecahan tetapi perbedaan adalah sebuah hikmah,”tuturnya lagi.
Dirinya juga mengajak para jamaah yang hadir untuk menebar kebaikan pada perayaan idul Adha yang mulia ini.
“Marilah kita jadikan idul Adha ini untuk menabur kebaikan dengan kita doakan guru kita, kita doakan keluarga kita, kita doakan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah haji, semoga haji yang mabrur, karena haji mabrur itu balasannya di dunia banyak kebaikan, kebaikan ucapan, berperilaku.
Begitu juga saudara-saudara kita pulang dari berhaji berpraktek banyak melakukan kebaikan, begitu juga kita yang belum kesempatan beribadah haji, butuh kebaikan-kebaikan.
Pantauan awak media dilapangan, tampak para jamaah dengan menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat bergerak menuju lapangan Tumenggung Abdul Jamal, walaupun kemacetan terjadi, namun dapat diantisipasi oleh petugas yang bertugas disana, mengatur lalulintas di pintu masuk dan keluar, baik dari ortom Muhammadiyah yaitu tapak suci dan juga tampak dari Satlantas Polresta Barelang. (Andri)
Editor : IKA #IdulADHA #Muhammadiyah







