TERDEPAN.CO.ID, JAKARTA | Harga Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite kembali naik di 34 provinsi di Indonesia. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi itu dilakukan Pertamina pada Rabu pukul 00.01 WIB (3/8/2022).
“Penyesuaian harga secara berkala ini kembali dilakukan, di mana BBM Non subsidi harganya fluktuatif mengikuti perkembangan terkini dari industri minyak dan gas, terutama harga minyak dunia atau ICP,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kepada Kompas.com, Rabu (3/8/2022).
Tercatat, harga rata-rata ICP per Juli 2022 di angka 106,73 dolar AS per barel, atau masih lebih tinggi sekitar 24 persen dari harga ICP pada Januari 2022.
“Harga ICP ini memang sangat fluktuatif, namun harganya masih cukup tinggi,” ujarnya.
Irto menjelaskan, 95 persen dari porsi BBM nasional yakni Pertamax, Pertalite, dan Solar tidak mengalami perubahan harga. Hanya BBM segmen tertentu saja yakni Pertamax Turbo dan Dex Series yang berubah itupun masih paling kompetitif di kelasnya.
“Harga ini berlaku mulai 3 Agustus 2022, dan 3 jenis BBM ini sudah disesuaikan dengan harga keekonomian, sehingga ke depan akan fluktuatif menyesuaikan harga minyak dunia,” tegas Irto.
Untuk Provinsi Kepulauan Riau dan Riau, berikut rincian harga terbaru BBM Pertamina mulai Rabu (3/8/2022):
Harga Pertalite Rp7.650
Harga Pertamax Rp13.000
Harga Pertamax Turbo Rp16.900 naik menjadi Rp18.600
Harga Dexlite Rp15.700 naik menjadi Rp18.500
Harga Pertamina Dex Rp17.200 naik menjadi Rp19.600.
Sebelumnya, Pertamina sudah melakukan penyesuaian BBM non subsidi tersebut pada 10 Juli 2022. (*)
Sumber: Kompas.com
Editor: Andri Sofian
#bbm #dexlite #pertamina #hargabbm







