Gerak Jalan Kreasi Ketandan Meriahkan HUT ke-817 Kabupaten Tulungagung

Warga Bersemangat Meski Berjalan Kaki Sejauh 5 Km

TERDEPAN.CO.ID, TULUNGAGUNG | Ratusan grup atau pleton mengikuti Gerak Jalan Kreasi Ketandan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tulungagung yang ke-817, Senin pagi (21/11/2022). Gerak jalan yang diadakan setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung ini, diikuti oleh semua elemen dari lembaga pendidikan, jajaran dinas, kecamatan, desa dan lembaga lainnya di Kabupaten Tulungagung.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pantauan awak media terdepan.co.id di lapangan, peserta gerak jalan sangatlah kreatif. Selain berpenampilan menarik, ada juga yang berpakaian seperti punakawan, seorang cowboy dan sebagainya.

Gerak Jalan Kreasi Napak Tilas Ketandan Bonorowo atau lebih dikenal dengan Gerak Jalan Kreasi Ketandan ini, mulai diberangkatkan dari Kauman hingga finish di Taman RA Kartini. Pengendara kendaraan bermotor yang melintas di rute para peserta gerak jalan dari desa/kecamatan Kauman menuju Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, terpaksa harus mengurangi kecepatannya.

Menurut Salah satu peserta, Didik Giryoto Yekti (DGY), selaku Kepala Desa Tunggulsari yang ikut di pleton dari Kecamatan Kedungwaru mengatakan, tujuan diadakan gerak jalan kreasi Ketandan ini, selain memperingati hari jadi ke-817 Kabupaten Tulungagung, juga menjadi tradisi napak tilas sebelum pendopo berada di tempat sekarang ini, dulunya berada di daerah Kecamatan Kauman Kalangbret, Tulungagung.

“Secara tak langsung, peserta dan masyarakat mengetahui asal-muasal pusat pemerintahan Tulungagung,” kata pria berbadan besar dan kekar ini.

Didik mengungkapkan, walaupun merasa capek harus berjalan kaki menelusuri jalan sejauh lima kilometer, namun mereka tetap bersemangat. Apalagi mereka berjalan tidak sendiri. Selain itu, menurutnya makna dari mengikuti Gerak Jalan Kreasi Ketandan ini juga sebagai napak tilas sejarah.

“Kegiatan ini merupakan ajang untuk menambah jalinan silaturahmi juga sebagai nguri-nguri sejarah babat Kabupaten Tulungagung. Alhamdulillah kita satu grup bisa menyelesaikannya mulai dari start hingga finish dan bisa menampilkan sesuatu yang terbaik,” pungkasnya.

Beda lagi menurut Ayu, salah seorang siswi SMP kelas 9, saat ditemui ketika ia melihat-lihat di lokasi sekitar pendopo. Menurutnya, gerak jalan ini menyenangkan untuk dilihat sebagai sarana hiburan setelah pandemi covid-19.

“Pakaian peserta cukup unik dan menarik  untuk dilihat,” tuturnya. (Sug)

Editor: Andri Sofian

#gerakjalankreasiketandan
#hut817kabupatentulungagung
#pemkabtulungagung

TERDEPAN TV

Pos terkait