Mantan Walikota Blitar Otaki Perampokan 730 Juta Uang Walikota Santoso

Mantan Walikota Samahudi dengan tangan terikat ditangkap polisi sebagai otak pelaku perampokan walikota Blitar aktif

TERDEPAN.CO.ID,JATIM– Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi ditangkap polisi karena diduga menjadi otak perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso dengan menggasak 3 Jam Tangan dan Uang, Total Rp 730 Juta.

Karena aksi tersebut, Samanhudi langsung digiring ke Mapolda Jatim.

Bacaan Lainnya

Samanhudi tiba pukul 14.56 WIB dengan pengawalan ketat anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Ia tampak mengenakan celana jin hitam dan kaus hitam.

Sedangkan tangannya tampak terborgol. Ditanya terkait keterlibatannya dalam aksi perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso, ia mengaku tak tahu.

“Saya ndak tahu,” ujar Samanhudi, Jumat (27/1/2023).

Meski demikian, Samanhudi membantah aksi perampokan bukan terkait balas dendam. Ia mengatakan balas dendam tidak dilampiaskan dalam aksi perampokan, tapi dalam pilkada.

“Balas dendam kan dalam pilkada bukan dalam hal ini. Dalam Pilkada tahun 2024,” kata Samanhudi menjawab kaitannya perampokan dengan balas dendamnya. (*)

 

#MantanWalikotaBlitar

#PerampokanWalikotaBlitar

#PoldaBlitar

 

TERDEPAN TV

Pos terkait