TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Genangan air kotor pada sekitar 40 meter badan jalan utama dari simpang Fanindo menuju Sei Lekop dan Kawasan Industri Sagulung, Batam, Kepulauan Riau, akhirnya surut dan berhasil dialirkan ke parit besar. Warga yang melintaspun akhirnya nyaman berkendara meski kondisi permukaan aspal jalan tampak banyak yang berlubang akibat banjir selama musim hujan terakhir.
Sebagaimana terlihat sebelumnya, sebulan sejak awal Januari 2023 lalu warga kesulitan melintasi jalan itu. Akibat hujan yang turun setiap hari, jalan yang selalu padat dilalui pengendara itu digenangi air keruh yang penuh sampah. Namun berkat upaya keras selama sepekan oleh Lurah Sei Binti, Dr Jamil, SH, MH, lubang saluran atau gorong-gorong yang tersumbat dengan posisi melintang di bawah jalan berhasil ditembus.
Saat ditemui langsung di lapangan, Lurah Sei Binti, Jamil, tampak teriak-teriak gembira setelah melihat air bisa mengalir menuju parit besar antara Perumahan Griya Asri dan Perumahan PGRI.

“Alhamdulillah, akhirnya mengalir. Gorong-gorongnya sudah ketemu,” ujarnya gembira, Selasa (31/1/2023).
Menurut Jamil, sudah seminggu dirinya bersama 3 orang tim dari Dinas PU Bina Marga berusaha dengan berbagai cara untuk bisa mengalirkan genangan air tersebut. Mereka kesulitan menemukan posisi gorong-gorong yang berada di bawah jalan. Saat alat berat beko menggali tumpukan lumpur tepat pada bagian searah parit di seberang, barulah tiba-tiba air kencang mengalir menerobos bawah jalan.
“Berbagai cara sudah saya upayakan, hingga kemarin memanggil tukang spesialis gorong-gorong. Namun belum ada hasil juga. Alhamdulillah hari ini ketemu posisi gorong-gorongnya setelah beko terus melakukan pengerukan,” jelasnya.
Jamil memastikan setelah ini aliran dari kawasan Tunas dan RW 13 Kampung Baru menuju parit besar di wilayah antara RW 01 Griya Asri dan RW 02 Perumahan PGRI sudah lancar. Tinggal bagaimana nanti proses pembenahan jalannya yang sudah rusak.
“Saya harap masyarakat bersabar menunggu perbaikan jalan, karena saya sedang mengusahakan aspal untuk menyisip lubang-lubang jalan. Posisi jalan saat ini memang terlalu rendah, jadi nanti memang akan dilakukan peningkatan jalan. Saya juga berharap agar masyarakat sekitar tidak lagi membuang sampah di wilayah ini,” pungkasnya. (AS)
Editor: Andri Sofian
#lurahseibinti #kecamatansagulung #banjirbatam







